Lautaro Martinez berharap Julian Alvarez bisa segera move on dari kegagalan transfernya di bursa transfer musim panas lalu. Ia memberikan dukungan moral kepada kompatriotnya tersebut.

Alvarez terang-terangan menyatakan ingin pindah dari Atletico Madrid saat sedang membela Argentina di Piala Dunia 2026 lalu. Martinez saat itu juga menjadi bagian dari skuad Lionel Scaloni.
Namun sampai bursa ditutup pekan lalu, keinginan Alvarez tak kunjung terealisasi. Atletico enggan melepasnya ke Barcelona. Arsenal yang juga memantau situasi pun pada akhirnya gagal mendaratkan sang striker.
"Saya sudah berbicara dengannya dan mengirimkan pesan," ujar Martinez, yang sedang bertandang ke Spanyol untuk menghadapi Real Madrid di Liga Champions, seperti dikutip ESPN.
"Saya menunjukkan dukungan penuh karena, terlepas dari fakta bahwa kami rekan setim, bermain di posisi yang sama, dan bersaing memperebutkan tempat di tim nasional, dia adalah seorang teman."
"Saya yakin situasi yang telah dan sedang ia alami ini tidaklah mudah, namun keputusan akhir ada di tangan klub dan presiden klubnya. Saya mendoakan yang terbaik untuknya."
"Saya berharap dia segera pulih dan terus menunjukkan performa seperti yang telah ia tunjukkan selama ini, karena dia adalah pemain yang luar biasa-bahkan salah satu yang terbaik di dunia," tegas penyerang Inter Milan itu.
Álvarez dicemooh oleh para fan Atlético dalam laga menghadapi Villarreal bulan lalu. Ia juga sempat absen latihan selama dua hari dengan alasan sakit beberapa hari jelang bursa transfer ditutup.
Ia sudah kembali bermain untuk Atletico saat kalah 0-3 dari Athletic Bilbao pada pekan lalu. Pelatih Diego Simeone berharap apa yang terjadi di bursa transfer jadi pengalaman berharga untuk Alvarez, yang masih dianggap sebagai pemain penting di timnya.
Alvarez sudah mencetak 49 gol dalam 108 laga bersama Atletico sejak 2024, namun belum ada gelar yang disumbangkan olehnya.
ဘာစီလိုနာ
အက်သလက်တီကို မက်ဒရစ်
ဆီမီအိုနီ
အယ်လ်ဗာရက်ဇ်
မှတ်ချက် အားလုံး