Hanya dua bulan setelah Argentina kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2024, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengalami gejolak paling parah dalam beberapa tahun terakhir.

Skandal manajemen, perselisihan keuangan, perubahan staf pelatih, dan ketegangan dengan pemain telah meledak bersamaan, membawa jeda internasional mendatang ke dalam kekacauan. Beberapa pemain bintang berbasis di Eropa diperkirakan akan absen dari tiga pertandingan persahabatan yang akan datang.
Media Prancis RMC pertama kali mengungkap situasi kacau di AFA. Presiden AFA Claudio Tapia terlibat dalam tuduhan pencucian uang dan sedang menjalani berbagai penyelidikan yudisial domestik dan internasional. Perselisihan hukum yang sedang berlangsung telah merusak kredibilitas dan operasional normal asosiasi, dengan kekacauan manajemen berdampak langsung pada tim nasional.
Staf pelatih juga mengalami perubahan signifikan. Pelatih Lionel Scaloni, yang membawa Argentina meraih Piala Dunia 2022 dan final Piala Dunia 2024, memiliki kontrak yang berakhir pada 31 Desember 2024. Menurut La Gazzetta dello Sport, Scaloni berusia 48 tahun merasa kelelahan secara fisik dan mental serta tidak berniat melanjutkan. Beberapa asisten pelatihnya juga mempertimbangkan untuk pergi, mengindikasikan perombakan staf pelatih skala besar di masa depan.
Konflik antara pemain dan AFA telah meningkat tajam, dengan inti permasalahan adalah bonus yang belum dibayarkan dan perlakuan yang tidak memuaskan. AFA lambat menyelesaikan bonus kinerja pemain dari turnamen sebelumnya, dengan jumlah yang signifikan masih tertagih, menimbulkan ketidakpuasan meluas di seluruh tim. Pada saat bersamaan, AFA merencanakan upacara penghormatan untuk Messi selama jeda internasional Oktober, tetapi ketegangan antara kedua belah pihak memaksa acara tersebut ditunda.
Menurut La Gazzetta dello Sport, Messi percaya telah memberikan kontribusi besar kepada sepak bola Argentina, baik di lapangan maupun finansial, namun tidak menerima rasa hormat dan penghargaan yang sepadan. Ini adalah alasan utama penarikan dirinya dari tim nasional dan keengganannya bekerja sama dengan kegiatan terkait AFA. Seiring konflik memuncak, pemain internasional Argentina berbasis di Eropa umumnya menunjukkan sikap pasif terhadap pemusatan latihan mendatang.
Argentina akan menghadapi tiga pertandingan persahabatan melawan Burkina Faso, Bolivia, dan Benin. Messi telah secara resmi mengumumkan penarikan diri dan pasti absen. Lebih mengkhawatirkan, pemain kunci seperti Lautaro Martínez, Julián Álvarez, dan Alexis Mac Allister diperkirakan akan secara kolektif absen dari jeda internasional ini, yang akan melemahkan skuad Argentina secara serius.
Argentina kini menghadapi kesulitan internal dan eksternal, dengan kombinasi kekacauan manajemen, krisis keuangan, ketidaksepakatan dengan pemain, dan absennya pemain kunci. Hal ini telah mengganggu momentum pembangunan tim untuk siklus baru, membawa Argentina ke titik terendah dan ketidakpastian yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
အာဂျင်တီးနား
လီဗာပူး
အင်တာ မီလန်
အက်သလက်တီကို မက်ဒရစ်
စကာလိုနီ
လီယိုနဲလ် မက်ဆီ
လော်တာရို မာတီနက်ဇ်
အလက်ဆစ် မက်အယ်လစ္စတာ
အင်တာ မိုင်ယာမီ
အယ်လ်ဗာရက်ဇ်
မှတ်ချက် အားလုံး