Pada Beijing time (CEST) 24 Juni, di babak kedua fase grup Piala Dunia, Kolombia akan menghadapi Republik Demokratik Kongo. Sebelum pertandingan, legenda penyerang Kolombia Falcao, yang bertindak sebagai komentator ESPN, menganalisis lawan. Dia percaya bahwa taktik tim Afrika ini mirip dengan Uzbekistan, dan mengingatkan Kolombia untuk menjaga kesabaran selama pertandingan.

Karena tidak termasuk dalam skuad Piala Dunia kali ini, Falcao berpartisipasi sebagai komentator tamu dalam turnamen. Saat membahas pertandingan ini, dia mengatakan: "Sistem taktis Republik Demokratik Kongo sangat mirip dengan Uzbekistan. Mereka biasanya tidak melakukan tekanan tinggi; jika mereka tidak dapat dengan cepat merebut bola di sepertiga pertahanan lawan, mereka segera mundur membentuk garis pertahanan rendah yang kompak. Hasil imbang mereka melawan Portugal yang kuat di pertandingan pertama membuktikan bahwa pertahanan mereka cukup kuat."
Menurutnya, gaya bermain ini akan menguji kesabaran dan kemampuan Kolombia dalam mengontrol tempo permainan. "Ini mirip dengan cara Uzbekistan bermain melawan Kolombia. Kolombia harus menemukan ruang melalui pergerakan berkelanjutan dan perubahan ritme," ujar Falcao.
Dia lebih lanjut menekankan bahwa kunci pertandingan terletak pada fleksibilitas pemain penyerang dan kemampuan mereka meregangkan pertahanan lawan. "Anda harus terus-menerus menarik bek bergerak, sehingga menciptakan ruang menyerang dan mengancam rekan setim di sisi lain."
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Millonarios
Colômbia
Congo DR
Radamel Falcao
Todos os comentários (7)