Pada tanggal 23 Agustus waktu setempat, menurut media Brasil Globo Esporte, insiden kekerasan penggemar yang serius terjadi di Salvador, Brasil, setelah derbi Ba-Vi antara tim Serie A Brasil Bahia dan Vitória. Konflik yang dipicu oleh anggota organisasi penggemar ultra mengakibatkan satu kematian dan empat orang lainnya diduga menjadi target percobaan pembunuhan. Polisi menangkap enam tersangka.

Menurut media Brasil g1, insiden itu terjadi di dekat Avenida 29 de Março dan Via Regional di Salvador. Video yang direkam oleh saksi mata menunjukkan kelompok besar orang saling mengejar dan bentrok, disertai suara ledakan, dengan banyak penggemar berlarian di jalanan.
Penyelidikan polisi menunjukkan bahwa konflik tersebut kemungkinan melibatkan penggemar terorganisir dari kedua tim. Diduga terjadi konfrontasi antara anggota organisasi penggemar Bahia bernama Bamor dan organisasi penggemar Vitória "Torcida Uniformizada Os Imbatíveis" (TUI).
Menurut Polisi Sipil Brasil, korban telah diidentifikasi sebagai José Alexandre Souza Borges, 28 tahun. Polisi menyatakan bahwa ia diserang dengan senjata tajam selama konflik dan kemudian dibawa ke Unit Perawatan Intensif (ICU) tetapi akhirnya meninggal karena luka parah.
Polisi Militer Brasil menyatakan bahwa setelah insiden tersebut, mereka menerima laporan dan segera tiba di lokasi kejadian. Penyidik mengatakan bahwa para pelaku kemudian mundur menuju Via Regional sambil membawa pisau, alat peledak improvisasi, kembang api, dan barang-barang lainnya.
Polisi kemudian menemukan sekelompok sekitar 60 orang di dekat Avenida 29 de Março dan melakukan operasi penangkapan. Enam pria ditangkap di lokasi kejadian; beberapa di antaranya membawa pisau, borgol, alat peledak improvisasi, dan kembang api, dan beberapa tersangka memiliki noda darah yang terlihat di pakaian mereka.
Keenam tersangka ini kemudian dipindahkan ke Departemen Pembunuhan dan Perlindungan Orang (DHPP).
Enam tersangka didakwa dengan berbagai kejahatan
Polisi Brasil menyatakan bahwa enam individu yang ditangkap telah secara resmi diselidiki atas dugaan pembunuhan yang diperparah, percobaan pembunuhan terhadap empat orang lainnya, kepemilikan ilegal alat peledak, dan penyebab kerusakan (kejahatan yang diatur dalam Undang-Undang Penggemar Brasil), antara lain.
Polisi juga menyita tiga senjata tajam, dua alat peledak, kembang api, dan kaleng cat semprot, antara lain barang-barang lainnya. Saat ini, bukti-bukti terkait telah dikirim ke departemen penilaian teknis untuk analisis.
Polisi menyatakan bahwa penyelidikan kasus ini masih berlangsung, dan identifikasi lebih lanjut dari individu lain yang terlibat serta alasan spesifik untuk konflik ini akan dikonfirmasi.
Organisasi penggemar klaim anggota lain meninggal
Setelah insiden tersebut, organisasi penggemar Bahia Bamor memposting di media sosial bahwa dua anggotanya telah meninggal, diidentifikasi sebagai José Alexandre, 28, dan Lucas dos Reis Bonfim, 19.
Namun, polisi tidak secara resmi mengonfirmasi kematian Lucas hingga pagi tanggal 24 Agustus. Polisi mengungkapkan bahwa Lucas ditembak mati di daerah Castelo Branco, Salvador.
Saat ini, polisi belum mengonfirmasi hubungan langsung antara kematian Lucas dan konflik organisasi penggemar, dan kasus ini juga sedang diselidiki secara terpisah oleh departemen DHPP.
Video merekam seluruh konflik
Video dari lokasi kejadian menunjukkan sekelompok orang berlari turun dari tanjakan dekat Cajazeiras VIII, mengejar apa yang tampak seperti penggemar tim lawan.
Dalam satu video, José Alexandre terlihat tergeletak di tanah dengan sepeda motor di atasnya; adegan lain menunjukkan beberapa individu bersenjata berlari di jalan, menimbulkan kepanikan di antara pengemudi kendaraan yang lewat.
Polisi kemudian memeriksa pria dan wanita yang mengenakan seragam organisasi penggemar di lokasi kejadian dan menangkap beberapa individu yang terlibat.
Sistem bus juga rusak
Selain bentrokan penggemar, sistem transportasi umum di beberapa wilayah Salvador juga rusak pada hari tersebut.
Departemen Transportasi Salvador (Semob) menyatakan bahwa kerusakan pada fasilitas bus terjadi di daerah-daerah seperti Pirajá, Plataforma, dan Pernambués.
Di halte bus Pirajá, sekelompok anggota organisasi penggemar yang dicurigai mendorong kendaraan yang sedang diparkir, merusak pintu-pintunya.
Di Plataforma, kembang api dilemparkan ke kaca depan bus rute 1568 (rute Vista Alegre/Fazenda Coutos ke Barra), melukai pengemudi.
Di Pernambués, jendela dan sistem knalpot bus rute 1249 (rute Jardim Santo Inácio ke BRT Hiper) rusak, tetapi tidak ada yang terluka.
Departemen Transportasi menyatakan akan terus memantau insiden terkait dan menekankan bahwa tindakan kekerasan semacam itu tidak hanya membahayakan penggemar tetapi juga mengancam penumpang biasa, staf bus, dan keselamatan transportasi umum perkotaan.
Saat ini, polisi masih menyelidiki kekerasan penggemar yang terjadi selama derbi Ba-Vi dan berusaha melacak lebih banyak individu yang terlibat.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Vitória
Bahia
Todos os comentários