Sebelumnya, kekasih Chavarría, Pagli, mengunggah video di media sosial yang menceritakan pengalamannya bertemu tupai.

Pagli menjelaskan bahwa perjalanannya ke salon kuku, yang biasanya memakan waktu 50 menit, akhirnya memakan waktu sekitar satu setengah jam setelah bertemu tupai. Ia meninggalkan hotelnya dengan berjalan kaki melewati area hutan yang dikelilingi danau. Dengan sisa waktu 20 menit dalam perjalanan, ia melihat tupai duduk di tengah jalan.
Tupai itu menatapnya dan tampak tidak mau bergerak. Pagli kemudian meminta saran dari ChatGPT dengan pertanyaan: "Apakah tupai menyerang manusia?" Menurut Pagli, ChatGPT menjawab bahwa tupai bisa menyerang manusia, sehingga mendorongnya untuk segera menjauh. ChatGPT menyarankannya untuk menunggu tupai pergi sebelum melanjutkan, tetapi setelah 10-15 menit, tupai itu masih menghalangi jalan.
Karena tupai tetap tidak mau bergerak, Pagli akhirnya memutuskan untuk kembali dan mencari rute alternatif melalui hutan. Perjalanan memutar tersebut mengakibatkan total waktu perjalanan sekitar 90 menit, jauh melebihi 50 menit yang direncanakan. Sebelumnya, Pagli berencana tinggal di Madrid dan menjalin hubungan jarak jauh dengan Chavarría, namun akhirnya memilih untuk pindah ke London karena ingin menjalani kehidupan bersama kekasihnya.
Foto-foto Pagli:




Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Chelsea
Pep Chavarría
Todos os comentários