Menurut program radio COPE "El Partidazo de COPE", Nacho Fernández membahas situasi Vinicius dan meminta pemain Brasil itu untuk mengontrol reaksinya saat menghadapi provokasi.

Pada hari Selasa, "El Partidazo de COPE" terus membahas Vinicius Júnior. Nacho Fernández menganalisis bagaimana pemain Real Madrid harus merespons provokasi berkelanjutan di lapangan dan memintanya untuk mengendalikan reaksinya terhadap lawan. Selama program, dia menekankan bahwa penyerang harus fokus pada aspek yang dapat dia kontrol dan tidak terus memicu permusuhan dari pinggir lapangan.
"Karena Anda tidak bisa menghentikan penonton, dan Anda juga tidak bisa menghentikan lawan yang tahu bahwa Anda akan kehilangan kendali ketika marah dan secara khusus menargetkan Anda, saya pikir dia harus mencoba mengontrol bagian yang sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya: berbicara lebih sedikit dan memberikan gestur lebih sedikit, karena itu hanya akan membuat lawan semakin menargetkan Anda," ujar Nacho Fernández. Selain meminta pemain sayap itu untuk menahan diri, komentator juga mendesak wasit untuk memberlakukan hukuman dan perlindungan yang lebih ketat sejak awal pertandingan. Dia memperingatkan bahwa jika pelanggaran tertentu tidak dihukum dengan segera, akan tercipta preseden berbahaya bagi perwasitan yang secara langsung merugikan pemain Real Madrid. "Jika pertandingan dimulai dan Anda langsung ditendang dari belakang, dan wasit tidak menetapkan standar dengan mengatakan, 'Hei, ini tidak diizinkan di sini, menendang dari belakang tidak boleh,' maka setelah itu semua orang akan berpikir, 'Baik, silakan lakukan,'" ujar Nacho Fernández, menekankan bahwa tim wasit harus campur tangan dalam masalah ini. Penilaian ini sejalan dengan pernyataan José Mourinho pada konferensi pers pasca-pertandingan setelah kekalahan Real Madrid 1-2 dari Espanyol. Pelatih Portugis itu membela anak didiknya dan menuduh dunia luar menargetkannya dalam jangka panjang: "Dia bukan orang suci, tetapi mereka sudah keterlaluan dengannya, dan situasi ini sudah berlangsung sejak awal." Pelatih Real Madrid selanjutnya menempatkan situasi penyerang itu dalam konteks sosial yang lebih luas. "Ini membuat dia frustrasi. Dia harus memiliki kontrol emosi yang kuat. Saya sudah berbicara dengannya dan bahkan mengingatkannya bahwa jika dia mencetak gol, dia harus memperhatikan cara merayakan. Ini sulit; kita berada di era di mana penindasan sosial menjadi perhatian, tetapi bagi Vini, dia masih mengalami penindasan, baik dari lawan maupun penonton," kata Mourinho.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Real Madrid
Vinicius Junior
Todos os comentários