Dalam pertandingan putaran ketiga La Liga, Real Betis mengalami kekalahan telak. Setelah memulai musim dengan dua kemenangan berturut-turut tanpa kebobolan gol, tim tuan rumah kalah dari Levante dengan skor 2-5. Kekalahan berat ini mengakhiri awal sempurna Real Betis dan menimbulkan kekhawatiran menjelang pertandingan mendatang melawan Real Madrid dan debut Liga Champions mereka di musim ini. Setelah pertandingan, pelatih Pellegrini memberikan wawancara kepada DAZN, mengungkapkan dengan jujur bahwa performa pertahanan timnya adalah sebuah bencana dan menganalisis penyebab utama runtuhnya pertahanan tersebut.

Pellegrini pertama-tama mengkritik dengan tegas kondisi pertahanan tim secara keseluruhan: "Alasan kekalahan ini sangat jelas: performa pertahanan kami adalah bencana total. Di babak pertama, situasi antara kedua tim relatif seimbang, dan kedua belah pihak menciptakan banyak peluang. Hasil imbang 2-2 di akhir babak pertama juga akibat kesalahan pertahanan kami sendiri."
Pelatih asal Chile itu kemudian fokus mengeluhkan keruntuhan drastis di babak kedua: "Di awal babak kedua, kami sempat memiliki kesempatan untuk memimpin. Parrott menciptakan peluang emas dari posisi yang sangat baik di dalam kotak penalti, tetapi kami gagal memanfaatkannya. Setelah itu, Levante mencetak tiga gol berturut-turut. Mereka bahkan bisa mencetak lebih banyak gol lagi, sementara kami hampir sepenuhnya kehilangan serangan dan tidak dapat mengancam gawang lawan."
Ia mengakui bahwa timnya benar-benar kehilangan elemen-elemen kunci untuk menang: "Sayangnya, semua sistem pertahanan dan kondisi pertandingan yang telah kami bangun sebelumnya benar-benar gagal. Sepanjang pertandingan, tim tidak menunjukkan intensitas untuk menang maupun konsentrasi dasar, dan inilah alasan utama kekalahan kami."
Menanggapi pertanyaan tentang apakah runtuhnya performa tim disebabkan oleh kebugaran fisik yang tidak memadai, Pellegrini membantahnya. Ia menyatakan bahwa tim telah menyelesaikan persiapan pra-musim yang cukup, dan ada juga rotasi pemain dalam pertandingan ini, jadi tidak ada masalah fisik. Inti masalahnya adalah performa individu pemain yang buruk dan sering terjadinya kesalahan, terutama banyaknya celah dalam pertahanan bola mati yang sering memberikan peluang fatal kepada lawan dan menyebabkan kekalahan telak ini.
Meskipun mengalami kekalahan besar, Pellegrini masih menemukan sisi positif. Ia mengakui bahwa tim menunjukkan ketahanan yang baik dan serangan yang mengancam di babak pertama, mampu bangkit dua kali dari ketertinggalan untuk menyamakan kedudukan. Namun pada saat yang sama, ia dengan tegas mengakui bahwa pertahanan sudah bermasalah di babak pertama, dan performa di babak kedua jauh lebih buruk, benar-benar runtuh.
Kekalahan menyakitkan ini merupakan pukulan besar bagi Real Betis. Tim tiba-tiba jatuh dari kondisi sempurna tanpa kebobolan gol menjadi kekalahan telak. Selanjutnya, tim akan menghadapi Real Madrid di kandang dan memulai perjalanan Liga Champions baru mereka. Celah pertahanan, kurangnya konsentrasi, dan kesalahan individu yang terungkap dalam pertandingan ini sangat perlu diperbaiki sebelum menghadapi tantangan besar di depan.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Real Betis
Levante
Manuel Pellegrini
Todos os comentários