Barcelona terhindar dari kejutan dengan kemenangan 4-2 di markas Levante. Pelatih Barca Hansi Flick mengatakan, gol pertama lawan adalah kesalahannya. Lho?

Memainkan pertandingan Liga Spanyol di Ciutat de Valencia, Minggu (13/9/2026), Blaugrana semula tampak akan menuntaskan permainan dengan mudah. Sepasang gol Lamine Yamal (satu penalti) dan Xavi Espart membawa Barca unggul tiga gol sampai 78 menit waktu permainan.
Setelahnya, Levante membuat Barcelona ketar-ketir. Pemain pengganti Ivan Romero dan Roger Brugue gantian menggetarkan gawang Joan Garcia sekaligus mengubah kedudukan 2-3 di menit-menit akhir waktu normal. Sampai akhirnya, gol Karim Adeyemi di injury time mengamankan kemenangan Barcelona.
Hansi Flick mengatakan, kesalahan-kesalahan Barca memungkinkan Levante mencetak dua gol balasan. Namun, secara khusus Flick mengakui kesalahannya terlambat mengganti Espart padahal kondisinya kurang fit. Espart sendiri bersalah atas terjadinya gol Romero.
"Kami merasa senang karena pada akhirnya kami menang 4-2," sahut pelatih top Jerman ini dilansir Diario SPORT. "Saya kira gol-gol ke gawang kami datang dari kesalahan-kesalahan kami sendiri, tapi khususnya gol pertama lawan, saya kira kesalahan saya."
"Kami tadinya ingin mengganti Xavi karena dia mengalami kram, dan saya bilang 'Baik, mari menunggu sampai jeda berikutnya'. Mungkin saja andai kami mengganti dia saat itu juga, kami tidak akan kemasukan gol itu," Hansi Flick menyimpulkan.
Barcelona
Atlético Madrid
Levante
Cristian Romero
Hansi Flick
Todos os comentários