Menurut Radio MARCA, jurnalis Italia Tancredi Palmeri menjelaskan alasan pribadi di balik pemberian penyiram air Inter Milan kepada Mourinho.

Pada Senin lalu, Palmeri menjadi sorotan menjelang pertandingan Real Madrid vs. Inter Milan. Setelah konferensi pers di Stadion Santiago Bernabéu, ia memberikan hadiah unik kepada Mourinho: sebuah penyiram air berwarna-warni Inter Milan sebagai kenang-kenangan semifinal Liga Champions 2010. Kala itu, Mourinho memimpin Inter Milan mengalahkan Barcelona di Camp Nou, dan penyiram air stadion menjadi salah satu gambar paling ikonik dari malam bersejarah tersebut.
Hanya sedikit orang yang mengetahui makna mendalam di balik hadiah ini. Palmeri mengungkapkan dalam acara malam Radio MARCA "Otra Ronda," yang dipandu oleh Carlos Vicente "Chitu," bahwa hadiah itu memiliki arti yang sangat pribadi.
Palmeri menjelaskan sambil tertawa: "Ini sudah direncanakan. Saya biasanya tidak memiliki penyiram air di rumah, jadi saya harus mencarinya. Bahkan garis-garis hitam dan biru Inter Milan pun saya harus cari secara khusus."
Palmeri menyadari bahwa tindakannya melebihi etika konferensi pers biasa. Dia berkata: "Saya tahu ini tidak layak, dan saya tahu saya sedikit berlebihan." Namun, dia sangat yakin ingin melakukannya.
Palmeri telah menunggu 16 tahun hingga Inter Milan bertemu Mourinho lagi di kompetisi Eropa. Dia juga memiliki "hutang" yang belum selesai dengan pelatih asal Portugal itu.
Palmeri mengkenang semifinal 2010 ketika Mourinho, yang melatih Inter Milan saat itu, mengalahkan Barcelona di Camp Nou. Malam itu tersemat dalam ingatan para penggemar Inter dan juga bermakna khusus bagi Real Madrid.
Palmeri berkata: "Ini seperti penghormatan, dan juga seperti pertanda baik." Dia percaya bahwa penyiram air adalah simbol ikonik dalam sejarah Inter Milan dan juga melambangkan karier kepelatihan Mourinho.
Palmeri juga mengungkapkan: "Ketika Mourinho membuat gerakan itu saat itu, dia membuat seorang anggota keluarga yang sangat dekat tersenyum, dan orang itu sedang menanggung rasa sakit terdalam yang bisa dialami seorang ayah."
Palmeri menjelaskan bahwa anggota keluarga tersebut sangat dekat dengannya. Selama salah satu periode tersulit dalam hidup orang itu, kemenangan Inter Milan atas Barcelona sejenak mengembalikan senyum yang lama hilang.
Palmeri berkata: "Saya selalu ingin berkata: ketika ada kesempatan, saya ingin memberi penghormatan kepada José." Dia mengakui bahwa dia tidak pernah menemukan momen yang tepat untuk menjelaskan alasan sebenarnya di balik penghormatan ini kepada Mourinho. "Saya ingin memberitahunya, tetapi saya tidak pernah mendapat kesempatan."
Memilih hadiah juga merupakan tantangan. Palmeri bertanya dalam wawancara: "Apa lagi yang bisa Anda berikan kepada seseorang yang memiliki segalanya dan bisa membeli apa pun?"
Jawabannya akhirnya datang dalam bentuk penyiram air. Benda yang terlihat absurd ini memiliki makna besar bagi sepak bola Italia dan membawa cerita pribadi yang ingin dikenang oleh Palmeri. Dia berkata: "Saya berpikir tentang penyiram air, begitu saja."
Hadiah ini, yang membuat Mourinho tertawa dan cepat menjadi sorotan hari itu, sebenarnya memiliki cerita yang jauh lebih dalam daripada yang terlihat di permukaan.
Selain anekdot ini, Palmeri juga menganalisis pertandingan Real Madrid vs. Inter Milan di "Otra Ronda." Dia percaya bahwa Inter Milan akan menghadapi situasi yang sangat sulit karena Real Madrid baru saja mengalami kekalahan.
Palmeri berkata: "Yang terburuk adalah menghadapi tim Mourinho yang kuat setelah pertandingan yang seharusnya tidak Anda kalahkan." Namun, dia menambahkan bahwa dalam sepak bola, tidaklah penting apakah Anda harus menang atau kalah. Palmeri memuji kekuatan Real Madrid meski mereka kalah dan mengingatkan Inter Milan bahwa Real Madrid akan datang ke Bernabéu dengan semangat balas dendam.
Palmeri berkata: "Anda bisa melihat mereka tahu cara bermain dan sangat termotivasi, jadi ini adalah situasi terburuk bagi Inter Milan. Saya tidak akan terkejut jika kemarahan Real Madrid meledak sepenuhnya di Bernabéu besok." Dia juga mengingatkan bahwa Inter Milan baru saja mengalahkan Napoli, yang meningkatkan moral mereka, tetapi pertandingan itu juga menyebabkan kelelahan fisik.
Menurut pandangan Palmeri, tim Mourinho harus memainkan permainan mereka sendiri dan bertahan hingga akhir, namun kalah di Bernabéu pun tidak akan menjadi bencana. Dia berkata: "Ini adalah pertandingan tersulit yang akan Anda hadapi, dan ini adalah pertandingan yang bisa Anda terima kekalahan. Karena Real Madrid adalah Real Madrid, ini adalah Real Madrid-nya Mourinho, dan mereka sangat marah sekarang."
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Интернационале
Реал Мадрид
Жозе Моуринью
Все комментарии