Jose Mourinho adalah sosok spesial bagi Cristian Chivu. Tapi, bukan berarti Chivu meniru habis-habisan gaya kepelatihan The Special One.

Sebelum jadi pelatih, Chivu adalah salah satu pesepakbola ternama di Eropa. Kariernya melejit ketika memperkuat Inter terutama di era Mourinho.
Dia jadi salah satu pemain di barisan belakang Nerazzurri kala merebut treble 2019/2020. Padahal Chivu sempat absen lama di pertengahan musim tersebut, karena cedera retak tengkorak sehingga harus memakai pelindung kepala sampai pensiun.
Selama dipegang Mourinho, Chivu punya 59 penampilan di seluruh ajang. Itulah mengapa Mourinho dapat dikatakan punya peranan penting dalam karier Chivu.
Kini keduanya akan bertemu lagi, tapi sebagai musuh saat Madrid menjamu Inter di Santiago Bernabeu, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB, pada matchday pertama fase liga Liga Champions.
Bagi Chivu, ini adalah momen spesial untuknya karena bisa beradu taktik langsung dengan Mourinho yang dianggap sebagai sosok spesial dalam kariernya.
"Mourinho itu spesial buat saya. Saya beruntung bisa bertemu dengannya, Dia banyak membantu saat saya melalui masa-masa sulit dalam hidup, dan saya tidak akan melupakan itu," ujar Chivu seperti dilansir Football Italia.
Meski punya hubungan dekat, Chivu menolak anggapan bahwa gaya melatih dan filosofinya meniru total Mourinho. Sebab, Chivu bisa seperti sekarang juga karena belajar dari pengalaman sejak jadi pelatih.
"Saya tidak pernah meniru siapapun. Saya punya ide permainan saya sendiri, yang didapat saat masih bermain dan pengalaman bertahun-tahun melatih level usia muda, di mana saya mendapat banyak pengalaman yang banyak membantu selama ini," sambung pria asal Rumania itu.
Интернационале
Реал Мадрид
Кристиан Киву
Жозе Моуринью
Все комментарии