Kylian Mbappe gagal mencetak gol dalam eksekusi penalti. Namun, tembakan itu tidak diulang walaupun bagian tubuh Marc Bartra sudah masuk ke kotak penalti sebelum bola ditembak Mbappe. Kenapa?

Real Madrid bertandang ke markas Real Betis di Estadio La Cartuja dalam lanjutan LaLiga, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB. Los Blancos tumbang 0-1 akibat gol Troy Parrott.
Madrid sebetulnya punya kesempatan menyamakan skor di injury time lewat eksekusi penalti. Mbappe yang maju sebagai eksekutor gagal mencetak gol setelah bola ditepis kiper Alvaro Valles.
Pertanyaan muncul dalam proses eksekusi penalti tersebut. Bartra selaku bek Betis terlihat bagian tubuhnya sudah masuk ke area kotak penalti, namun tidak ada keputusan wasit untuk mengulang tembakan Mbappe. Bartra juga berhasil menggagalkan Mbappe mennaymabr bola rebound.
Iturralde Gonzalez, selaku mantan wasit LaLiga, menganalisa kejadian itu. Dia menilai keputusan untuk tidak mengulang eksekusi penalti sudah tepat.

Dia beranggapan bahwa kaki kanan Bartra belum menginjak tanah atau masih di udara area kotak penalti. Kaki lainnya Bartra masih ada di garis luar kotak penalti.
"Agar sebuah situasi harus diulang karena ada pemain yang masuk ke area penalti lebih awal, kaki pemain yang melakukan pelanggaran tersebut harus menyentuh tanah sebelum atau tepat pada saat tendangan dilakukan," kata Iturralde kepada AS.
Bartra juga dengan yakin bahwa keputusannya sudah benar. Sepekan yang lalu, dia mengaku sempat menanyakan kepada temannya yang juga seorang wasit terkait situasi tersebut.
"Kali ini saya berhasil melakukannya dengan baik. Namun, jika saya terlambat sedikit saja, bisa saja (kaki) sudah berada di dalam kotak penalti. Itu memang detail kecil, tetapi sangat penting.Saya sangat senang karena kami mendapatkan poin yang sangat penting," tegasnya.
เรอัล มาดริด
เรอัล เบติส บาลอมพาย
บาร์ตรา
K. Mbappé
ความคิดเห็นทั้งหมด