Menurut Foot Mercato, Gyökeres belum bermain di Premier League untuk Arsenal musim ini.

Awal musim 2024-2025 membawa pertanyaan seputar posisi Gyökeres di Arsenal. Arsenal mengontrak striker Swedia tersebut pada musim panas 2023 dengan biaya €70 juta (termasuk bonus). Musim pertamanya di London, Gyökeres mencetak 21 gol dan memberikan 3 assist di semua kompetisi, namun jauh dari performa 54 gol dan 12 assist yang dicapainya di musim terakhir bersama Sporting CP. Setahun setelah bergabung, Gyökeres kini menghadapi situasi yang menantang.
Sejak awal musim, Arteta hampir tidak memberikan kesempatan kepada Gyökeres. Penyerang tersebut belum tampil di Premier League dan hanya bermain dalam satu pertandingan. Satu-satunya penampilannya adalah di Community Shield melawan Manchester City, yang dimenangkan Arsenal 3-0. Havertz menjadi striker utama dan mencetak gol, sementara Gyökeres masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-75. Sejak itu, Gyökeres tetap di bangku cadangan dalam pertandingan Premier League melawan Coventry dan Aston Villa.
Situasi marginal ini terasa semakin mengejutkan mengingat performa Arsenal yang solid. Klub tetap tak terkalahkan musim ini dan memenangkan Community Shield dengan mengalahkan Manchester City. Havertz telah menjadi kunci dalam serangan tim, mencetak 2 gol dalam 3 pertandingan dan menjadi starter di dua pertandingan Premier League terakhir. Penempatan Gyökeres di bangku cadangan menunjukkan bahwa Arteta saat ini tidak merasa perlu mengubah formasi serangan yang ada.
Dinamika pasar transfer juga menerangi situasi ini. Meskipun memiliki Gyökeres di skuad, Arsenal aktif mencari striker utama pada musim panas ini, setelah mengejar Julián Álvarez dan menghubungi Lautaro Martínez menurut Daily Mail. Upaya-upaya tersebut gagal, namun mencerminkan keinginan Arteta akan pilihan serangan lain setelah kepergian Gabriel Jesus. Pencarian Arsenal akan pemain nomor 9 setelah menginvestasikan €70 juta untuk Gyökeres adalah sinyal penting bagi pemain berusia 26 tahun itu.
Pertanyaan juga muncul mengenai apakah Gyökeres memenuhi kebutuhan taktis Arteta. Gyökeres adalah striker kuat yang unggul dalam memanfaatkan ruang dan menciptakan bahaya di kotak penalti, sementara Arteta tampaknya menghargai pemain yang dapat berpartisipasi aktif dalam membangun serangan dan bergerak ke belakang untuk menghubungkan permainan. Penggunaan Merino sebagai "false 9" mencerminkan preferensi ini.
Saat ditanya tentang kualitas lini serangnya, Arteta menjawab: "Saya mencintai para pemain saya, hanya itu yang bisa saya katakan. Bagaimana Anda ingin memberi penilaian? Saya tidak tahu." Dia juga menambahkan: "Saya pikir pada akhir musim, kami akan menempatkan semua orang pada posisi yang tepat dan mempercayai mereka. Kami perlu memastikan dukungan penuh dan melakukan segalanya untuk membantu mereka mengembangkan bakat luar biasa yang mereka miliki."
Namun, terlalu dini untuk menganggap Gyökeres sebagai kegagalan. Striker tersebut telah membuktikan di masa lalu bahwa ia dapat kembali setelah kemunduran. Situasinya dapat dibandingkan dengan Gonçalo Ramos di Paris Saint-Germain musim lalu: bahkan jika seorang striker dapat mencetak gol dan menunjukkan statistik yang solid, mereka dapat dengan cepat kehilangan posisi jika karakteristik bermainnya tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan pelatih. Mengingat investasi besar Arsenal untuk Gyökeres, perpisahan tidak mungkin terjadi, namun awal musim kedua Gyökeres di London jelas tidak berjalan sesuai harapan. Pertandingan melawan Chelsea pada akhir pekan ini bisa menjadi kesempatan penting bagi eks striker Sporting CP tersebut.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
อาร์เซนอล เอฟซี
วิคตอร์ โยเคเรส
ความคิดเห็นทั้งหมด