Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) membuka penyelidikan disiplin luar biasa kepada Barcelona. Los Cules diadukan Atletico Madrid terkait Julian Alvarez.

Barcelona menjadikan Alvarez sebagai incaran utamanya musim ini. Rumor transfernya sempat mencuat, hingga membuat Atletico Madrid berang.
Bukan apa-apa, Alvarez saat ini masih terikat kontrak dengan Atletico hingga musim panas 2030. Los Colchoneros menuduh Barcelona menjalankan kampanye hitam transfer pemain Argentina itu di media sosial.
Kontroversi semakin memanas sepanjang Piala Dunia 2026. Alvarez menyatakan kepindahan dari Atletico Madrid sebagai keputusan terbaik buat masa depan, serta ingin mewujudkan mimpi yang telah lama diidamkan.
Pernyataan Alvarez mengarah ke Barcelona sebagai tujuan pilihannya. Atletico resmi mengajukan laporan ke RFEF dan FIFA dengan dugaan Barcelona melanggar aturan FIFA terkait perlindungan pemain pada tahun-tahun awal kesepakatan kontrak.
Menukil Football Espana, penyelidikan telah dimulai RFEF dengan Barcelona berpotensi mendapat hukuman. Apabila dinyatakan bersalah, Blaugrana bisa disanksi finansial, pengurangan poin, hingga penutupan sebagian atau seluruh fasilitas klub selama beberapa pertandingan.
Skenario terberatnya yakni hukuman larangan mendatangkan pemain untuk satu atau lebih jendela transfer. Hukuman itu jelas bakal mengganggu rencana pembangunan skuad Barcelona.
Julian Alvarez juga ikut terancam sanksi. Eks Manchester City ini bisa menghadapi skorsing pertandingan, serta memberikan kompensasi kepada Atletico selama periode hukuman larangan bermain diterapkan.
Alvarez saat ini masih berlibur usai membela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. Dia dijadwalkan melapor untuk latihan pramusim Atletico Madrid pada 10 Agustus.
巴塞罗那
马德里竞技
胡利安-阿尔瓦雷斯
全部评论