Menurut Sport, penyerang Mesir berusia 18 tahun, Hamza Abdelkarim, terus menunjukkan daya saing di pramusim Barcelona, mencetak gol pramusim ketiganya saat melawan Basel. Dengan tim yang masih belum bisa menyelesaikan pembelian striker baru, Hamza secara bertahap menjadi pilihan yang layak bagi pelatih kepala Flick di posisi nomor 9.

Saat ini, Hamza adalah satu-satunya penyerang tengah murni dalam skuad Flick. Raphinha, Gordon, Adeyemi, Yamal, dan Dani Olmo juga bisa bermain di posisi ini. Dengan kekosongan nomor 9 yang ditinggalkan oleh Lewandowski dan Ferran Torres yang belum sepenuhnya terisi, performa Hamza tidak diragukan lagi semakin meningkatkan peluangnya untuk bertahan di tim.
Hamza sebelumnya bermain untuk tim muda Barcelona dan juga memiliki lebih banyak kesempatan bermain dari yang diperkirakan selama Piala Dunia ini. Memasuki pramusim, penyerang kelahiran Kairo ini terus mendapatkan kepercayaan Flick dan telah membalas kepercayaan pelatih dengan gol-gol. Dalam pertandingan melawan Basel, ia masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol dengan tendangan voli kaki kiri yang spektakuler, yang merupakan salah satu gol paling briliannya sejak bergabung dengan Barcelona.
Sebelumnya, Hamza telah mencetak gol dengan reaksi cepat di depan gawang dan tendangan penalti. Sekarang, tendangan volinya melawan Basel menunjukkan kemampuannya dalam penyelesaian yang lebih beragam di dalam kotak penalti. Sport percaya bahwa Hamza memiliki karakteristik penyerang tengah tradisional, unggul dalam menemukan peluang di dalam kotak penalti dan mampu menciptakan ancaman dengan satu lari atau sentuhan, bahkan tanpa keterlibatan yang lama dalam permainan.
Jean-Marie Dongou, mantan produk akademi Barcelona yang bermain untuk Barcelona dan Zaragoza, juga menganalisis Hamza. Ia menyatakan: "Hamza Abdelkarim sangat bagus di dalam kotak penalti dan memiliki insting striker murni. Ia sangat kuat dengan membelakangi gawang dan dapat melindungi bola dengan sangat baik."
Namun, Dongou juga menunjukkan bahwa Hamza masih memiliki area untuk diperbaiki: "Ia masih kurang dalam pergerakan di pertandingan dan perlu meningkatkan kemampuannya untuk terus berpartisipasi dalam serangan. Ia terkadang menghilang dari permainan karena ia tidak sepenuhnya memahami area mana yang harus ia tempati, dan ia juga perlu belajar menciptakan lebih banyak jarak dari bek tengah untuk terhubung dengan rekan-rekan setimnya."
Dongou percaya bahwa Hamza telah menunjukkan peningkatan yang signifikan saat melawan Basel: "Dibandingkan dengan pertandingan sebelumnya, saya pikir ia bermain lebih baik melawan Basel. Saya harus mengatakan, pergerakannya saat mencetak gol sangat mirip dengan striker top sejati."
Hamza saat ini masih dalam fase transisi antara tim utama dan tim muda Barcelona. Klub awalnya lebih suka membiarkan pemain berusia 18 tahun ini berkembang dengan sabar. Namun, jika tim tidak dapat segera menyelesaikan pembelian striker baru, kemungkinan ia mendapatkan lebih banyak peluang di bawah Flick juga akan meningkat. Bagi Barcelona, perkembangan Hamza mungkin memberikan solusi internal yang tak terduga untuk posisi nomor 9.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
巴塞罗那
东古
弗里克
哈姆扎-阿卜杜勒卡里姆
全部评论