Menurut Süddeutsche Zeitung, mantan pelatih Kompany, René Vandereycken, percaya bahwa kepemimpinan dan filosofi bermain yang kuat adalah kunci keberhasilan Kompany di Bayern Munchen.

Vandereycken menyatakan: "Dia memiliki bakat alami untuk memimpin tim. Dia seperti itu sebagai pemain. Dia selalu memimpin dengan memberi teladan dan sepenuhnya percaya pada filosofinya." Dia percaya bahwa Kompany tidak akan mengubah filosofinya, tidak peduli seberapa banyak tekanan eksternal yang dihadapi.
Menurut Vandereycken, kemenangan 2-1 Bayern Munchen atas Paris Saint-Germain di Liga Champions musim lalu merupakan titik balik yang signifikan bagi tim. Kemenangan ini membuat Bayern Munchen yakin bahwa mereka bisa mengalahkan juara Liga Champions dengan sepak bola mereka sendiri. Bayern Munchen tidak akan mengubah gaya bermain mereka tetapi akan terus mengoptimalkan pendekatan yang sudah mapan.
Mengenai kekalahan 4-5 Bayern Munchen di leg pertama semifinal dan tersingkir setelah imbang 1-1 di leg kedua, Vandereycken percaya bahwa tim secara emosional terganggu oleh masalah wasit dan menghabiskan terlalu banyak energi untuk hal itu. Gaya bermain Bayern Munchen tidak hanya membutuhkan kebugaran fisik yang tinggi tetapi juga kejernihan mental.
Vandereycken berharap Bayern Munchen akan berupaya meningkatkan efisiensi ofensif dan defensif mereka musim ini, dan juga dapat menerapkan pendekatan terkontrol secara berkala selama pertandingan sebelum melanjutkan tekanan penuh. Dia menantikan untuk melihat performa Bayern Munchen di Liga Champions musim ini.
Vandereycken saat ini menjabat sebagai Kepala Pengembangan Pelatih di UEFA dan sebelumnya bertanggung jawab atas kursus Lisensi Pro UEFA di Federasi Sepak Bola Belgia, yang berhasil diselesaikan oleh Kompany pada tahun 2023.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
拜仁慕尼黑
孔帕尼
全部评论