Menurut L'Équipe, gelandang Amerika Serikat Giovanni Reyna, yang bergabung dengan Strasbourg musim panas ini, lahir dari keluarga pesepak bola. Ayahnya, Claudio Reyna, dan ibunya, Danielle Egan, keduanya adalah mantan pemain internasional AS. Pengalaman orang tuanya memiliki dampak besar pada karier sepak bolanya, namun keterlibatan mendalam mereka dalam kehidupan profesional putra mereka juga memicu kontroversi signifikan di kalangan sepak bola Amerika.

Dalam konferensi pers pertamanya setelah bergabung dengan Strasbourg, Reyna berbicara tentang pengaruh orang tuanya: "Sepak bola selalu ada dalam gen keluarga kami. Kedua orang tua saya bermain di level yang sangat tinggi, dan mereka selalu menyemangati saya, tetapi saya membuat jalan saya sendiri melalui tekad saya sendiri. Mereka mendukung saya setiap hari, baik dalam suka maupun duka, dan saya selalu mendiskusikan sepak bola dengan mereka."

Ayah Reyna, Claudio, tampil 112 kali untuk tim nasional AS, berpartisipasi dalam tiga Piala Dunia (1998, 2002, dan 2006) dan dua Olimpiade (1992 dan 1996). Dia dilantik ke dalam National Soccer Hall of Fame pada tahun 2012.

Reyna menyatakan: "Saat tumbuh dewasa, saya sering menonton video ayah saya mewakili AS di Piala Dunia. Saya merasa saya mewarisi tekniknya, kemampuannya bermain di lini tengah, dan kemampuannya untuk mengontrol tempo permainan."

Reyna masuk akademi New York City FC pada usia 13 tahun, di mana saat itu ayahnya adalah direktur olahraga klub. Ibunya, Danielle, tampil 6 kali untuk Tim Nasional Wanita AS pada tahun 1993. Reyna percaya dia mewarisi "ketahanan dan kemampuan melewati lawan" dari ibunya.

Berbicara tentang dukungan orang tuanya saat ini, Reyna berkata: "Ibu saya mendiskusikan nutrisi, tidur, dan suplemen dengan saya setiap hari. Dengan ayah saya, kami lebih banyak membahas detail teknis non-sepak bola, hal-hal yang dapat membantu saya meningkatkan kinerja saya."

Pada tahun 2020, Reyna membuat debut tim utama Borussia Dortmund pada usia 17 tahun 66 hari, dan pernah dianggap sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan di dunia sepak bola. Selama waktunya di Dortmund, ia juga menjadi teman baik dengan Erling Haaland dan Jude Bellingham.

Namun, dua tahun kemudian, keluarga Reyna menjadi pusat kontroversi besar dalam sepak bola Amerika. Selama Piala Dunia 2022, Reyna tidak mendapatkan penampilan starter dalam 4 pertandingan. Tidak puas dengan waktu bermain putranya dan dengan kritik terhadap Gio Reyna oleh pelatih tim nasional AS saat itu, Gregg Berhalter, ibu Reyna, Danielle, kemudian mengambil tindakan.

Insiden ini terungkap oleh ESPN pada Januari 2023 dan mendorong Federasi Sepak Bola AS untuk menugaskan firma hukum independen, Alston & Bird, untuk melakukan penyelidikan resmi.

Penyelidikan mengkonfirmasi bahwa Danielle menggunakan hubungan pribadi masa lalunya dengan istri Berhalter untuk mengungkapkan kepada US Soccer bahwa Berhalter telah melakukan kekerasan terhadap istrinya ketika dia masih muda, sehingga mempertanyakan kelayakan Berhalter untuk melanjutkan sebagai pelatih kepala tim AS. Berhalter kemudian secara terbuka mengakui dan menjelaskan insiden tersebut.

Sementara itu, Claudio juga telah memberitahu teman-temannya, Direktur Teknis US Soccer saat itu Earnie Stewart, dan Manajer Umum Tim Nasional Pria AS Brian McBride, tentang situasi tersebut.

Laporan penyelidikan yang kemudian dirilis oleh US Soccer menyatakan: "Pernyataan Tuan Reyna kepada beberapa personel manajemen kami dapat dianggap sebagai pelanggaran kode etik FIFA, termasuk masalah yang berkaitan dengan penyalahgunaan kekuasaan."

Laporan tersebut juga mencatat bahwa dari tahun 2016 hingga 2022, Claudio berulang kali menyampaikan kekhawatiran terkait kepentingan putranya kepada manajemen US Soccer dan staf tim nasional, termasuk selama Piala Dunia U17 yang diadakan pada akhir 2019.

Menyusul kontroversi ini, US Soccer mengubah peraturannya mengenai hubungan antara orang tua pemain dan staf tim nasional. Claudio kemudian mengundurkan diri dari posisinya sebagai Direktur Olahraga Austin FC.

Seiring berjalannya waktu, ditambah dengan Giovanni Reyna yang secara bertahap mengatasi cedera, dan kepergian Berhalter serta Mauricio Pochettino mengambil alih tim AS, kontroversi seputar keluarga Reyna secara bertahap memudar.

Di Piala Dunia musim panas ini, Reyna berpartisipasi dalam semua 5 pertandingan tim AS. Dia mengingat: "Piala Dunia adalah pengalaman yang luar biasa. Mendapatkan dukungan dari seluruh negara, dan bisa bermain di turnamen ini di kandang sendiri, benar-benar mimpi yang menjadi kenyataan. Ini jelas merupakan momen yang tidak akan pernah saya lupakan, dan salah satu pengalaman terpenting dalam karier saya sejauh ini. Tentu saja, bisa mencetak gol juga merupakan momen yang sangat spesial."

Sekarang di Strasbourg, Reyna juga telah mencetak gol pertamanya sejak bergabung dengan tim. Dalam pertandingan minggu lalu di mana Strasbourg mengalahkan Troyes 6-2 sebagai tamu, ia berhasil menjebol gawang, menulis babak baru dalam karier sepak bolanya di Prancis.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com