Perwakilan resmi Barcelona menghadiri upacara peringatan 90 tahun kemartiran mantan presiden Josep Suñol.

Pada hari Kamis, Barcelona menghadiri upacara peringatan untuk mantan presiden Josep Suñol i Garriga, menandai 90 tahun sejak eksekusinya di pegunungan Guadarrama pada 6 Agustus 1936, di awal Perang Saudara Spanyol. Suñol menjabat sebagai presiden klub dari Juli 1935 hingga Agustus 1936.
Upacara peringatan ini diselenggarakan bersama oleh beberapa organisasi, termasuk Komisi Martabat, di Taman El Gurugú di Guadarrama, di depan monumen peringatan yang didirikan pada tahun 1996 untuk menghormati mantan presiden Barcelona dan anggota parlemen Spanyol.
Elena Fort, wakil presiden institusional klub, mewakili Barcelona. Ia berpartisipasi dalam upacara peletakan karangan bunga dan menekankan warisan Suñol serta tanggung jawab Barcelona untuk mengenangnya. "Barcelona lebih dari sekadar klub karena mewakili sebuah negara, dan semangat Josep Suñol harus selalu mengingatkan kita akan hal itu," ujar Fort, menyoroti ikatan historis Barcelona dengan Catalonia dan komitmennya terhadap nilai-nilai demokrasi.
Fort juga menekankan pentingnya mewariskan semangat ini kepada generasi mendatang dan kepada semua orang yang bergabung dengan Barcelona di seluruh dunia. "Klub ini memiliki tanggung jawab untuk mengenang semangat dan cita-citanya, dan yang lebih penting lagi, untuk mewariskannya kepada generasi mendatang," katanya. Fort menambahkan, "Sekarang, lebih dari sebelumnya, perlu menjelaskan siapa kita." Dia menekankan bahwa setiap orang yang bergabung dengan Barcelona—baik pemain, anggota, maupun pendukung—harus memahami identitas, bahasa, sejarah, dan hubungan klub dengan Catalonia.
Atas nama Presiden Joan Laporta, Fort menegaskan kembali komitmen Barcelona untuk menjaga semangat Josep Suñol tetap hidup dan terus menceritakan kisahnya, yang merupakan bagian integral dari sejarah klub.
Josep Suñol, salah satu tokoh paling ikonik dalam sejarah Barcelona, menjabat sebagai presiden klub dari Juli 1935 hingga Agustus 1936. Dedikasinya kepada Barcelona, Catalonia, dan nilai-nilai demokrasi tetap menjadi bagian inti dari warisan institusional klub.
Sembilan puluh tahun setelah eksekusinya, Barcelona kembali ke Guadarrama untuk mengenang semangatnya dan menegaskan kembali komitmennya untuk melestarikan dan mewariskan warisannya.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Barcelona
Joan Laporta
All Comments