Manchester City baru saja ditinggal sejumlah gelandang seniornya. Kini saatnya Mateo Kovacic muncul sebagai pemimpin baru.

City memang melakukan peremajaan skuad setelah era Pep Guardiola berakhir. Setelah musim lalu ditinggal Kevin De Bruyne, kini giliran Bernardo Silva yang kontraknya habis dan Rodri.
Jika Bernard gabung ke Madrid, Rodri selangkah lagi jadi pemain Barcelona setelah City sepakat menjualnya dengan banderol 73,5 juta euro.
Dengan demikian, Kovacic otomatis jadi pemain tengah paling senior karena sudah ada di klub sejak 2023. Selain itu, pemain asal Kroasia itu sudah malang melintang di klub besar seperti Inter Milan, Real Madrid, dan Chelsea.
Kovacic sadar dengan tanggung jawab besarnya setelah kepergian Rodri dan Bernardo. Oleh karenanya, dia siap membantu pemain senior lain untuk membimbing skuad muda City melalui masa transisi di era Enzo Maresca.
Sejauh ini City baru menggaet Elliot Anderson sebagai personil baru di lini tengah, serta lagi mendekati Ayyoub Bouaddi serta Enzo Fernandez.
"Saya adalah salah satu pemain tertua di skuad saat ini dan itu tentu sedikit berbeda. Tapi, tentu saja menyenangkan jadi salah satu pemimpin. Saya coba menjadi pemimpin dan panutan di lapangan, lalu kami punya beberapa pemimpin hebat seperti Ruben, Erling, lalu beberapa pemain top," ujar pemain berusia 32 tahun itu seperti dikutip Tribuna.
"Kami adalah tim yang siap bertarung bersama-sama dan kami merasa harus lebih baik," sambung Kovacic.
Kovacic sudah membuat 98 penampilan dengan 10 gol selama empat tahun berseragam City.
Manchester City
Kovacic
Rodri
All Comments