Menurut Sport, Mourinho memuji perkembangan Bernardo Silva di bawah Guardiola, menyatakan bahwa B. Silva dapat beradaptasi dengan posisi apa pun.

Mourinho tidak lagi ingin memikirkan kegagalan transfer Rodri. Ia percaya Real Madrid telah melakukan yang terbaik: mereka menghubungi pemain tersebut, tetapi salah satu pilar Manchester City selama masa jabatan Guardiola memutuskan untuk meninggalkan Etihad setelah kepergian mentornya dan bergabung dengan Barcelona. Kini, pelatih asal Portugal itu telah menargetkan murid Pep yang paling berprestasi. Mourinho tidak segan-segan mengakui hal ini, karena menyangkal jejak yang ditinggalkan Guardiola pada Bernardo Silva adalah penipuan diri sendiri.
Pemain yang paling sering digunakan Guardiola dalam karier kepelatihannya
Pada bagian kedua wawancaranya dengan El Chiringuito, Mourinho menganalisis: "Saya pikir dia adalah pemain bergaya Guardiola, salah satu pemain yang disukai Pep. Bagi Pep, menyukai seorang pemain berarti banyak karena dia selalu bekerja dengan pemain terbaik di dunia." Pernyataan ini, selain rasa hormat, juga mengandung sedikit ejekan. Sebutannya tentang "pemain terbaik di dunia" adalah tanggapan terhadap pepatah umum bahwa pelatih Catalan itu hanya menangani tim-tim super, sementara pelatih seperti Mourinho juga bekerja keras di lingkungan yang lebih sulit.
Dengan keserbagunaan dan pengalamannya, Bernardo Silva memiliki keunggulan dibandingkan pemain lain. Keserbagunaannya diasah di bawah Guardiola. Pemain Portugal itu bergabung dengan Manchester City pada 2017, satu musim setelah warga Santpedor itu. Dalam sembilan musim, ia telah membuat 460 penampilan, mencetak 76 gol, memberikan 75 assist, dan memenangkan 20 trofi. Tetapi statistik yang paling baik mengukur hubungannya dengan Guardiola adalah yang lain: dalam karier kepelatihan Guardiola, tidak ada pemain yang digunakan lebih sering daripada Bernardo Silva.
Guardiola menemukan Bernardo Silva sebagai pemain yang hampir bisa memahami dan menjalankan peran apa pun. Ia telah menempatkan Bernardo Silva sebagai sayap kanan, gelandang serang, gelandang serang, false nine, gelandang tengah, dan bahkan sebagai bek sayap dalam situasi tertentu. IQ sepak bola Bernardo Silva memungkinkannya untuk beralih antar posisi yang berbeda tanpa mengganggu struktur tim secara keseluruhan, yang persis seperti yang dituntut Mourinho dari pemain baru Real Madrid.
Mourinho menjadi kunci keputusannya
Bernardo Silva juga mengakui bobot pengaruh ini saat ia mengucapkan selamat tinggal kepada Manchester City. Setelah memenangkan Piala FA, ia berkata: "Dia mengubah cara saya melihat sepak bola." Pemain Portugal itu mengingat bahwa ia telah menghabiskan 80% kariernya di bawah Guardiola dan mengaitkan sebagian besar kesuksesannya di Manchester dengan sang pelatih. Menurut pernyataan perpisahannya, hubungan ini dibangun di atas kombinasi kemenangan, tuntutan, dan frustrasi.
Bahkan ketika ditanya tentang Bernardo Silva yang bergabung dengan Real Madrid, Guardiola menggemakan pujian ini. Saat itu, Barcelona dan Atletico Madrid juga memantau pemain tersebut. Berbicara tentang pemain yang berulang kali disebutnya tak tergantikan, Guardiola berkata: "Dia bisa beradaptasi di mana saja, dia terlalu bagus." Kini, Mourinho mengambil alih pemain yang paling memahami filosofi sepak bola rivalnya.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Manchester City
Real Madrid
Guardiola
Bernardo Silva
Florentino Pérez Rodríguez
All Comments