Laporan dari MilanNews.it menunjukkan bahwa di musim baru, Rossoneri akan memiliki lima pemain yang bersaing untuk dua posisi gelandang serang.

Dalam formasi 3-4-2-1 milik Amorim, area di belakang Gonçalo Ramos bisa menjadi keuntungan besar bagi AC Milan. Tidak ada kekurangan pilihan untuk posisi ini: Cissé, Pulisic, Loftus-Cheek, dan Omari Hutchinson akan bersaing untuk dua tempat starter. Mereka memiliki karakteristik yang berbeda, dan kombinasi mereka sudah cukup jelas (setidaknya untuk saat ini). Persaingan di sisi kiri terutama antara Cissé dan Pulisic, sementara di sisi kanan, Loftus-Cheek perlu mewaspadai tantangan dari Omari Hutchinson. Ini juga tidak melupakan Rabiot, yang sebagai pilihan kelima juga bisa berguna sebagai pemain serba guna di posisi gelandang serang.
Alphajoh Cissé berpasangan dengan Pulisic dan Loftus-Cheek berpasangan dengan Omari Hutchinson: posisi yang sama, gaya bermain yang berbeda.
Persaingan ini menarik justru karena Amorim bisa memberikan tampilan yang berbeda kepada tim setiap minggu tanpa mengubah sistem. Cissé membawa dinamisme, lari, dan penyerangan ruang di belakang pertahanan; Pulisic, begitu ia mendapatkan kembali performa terbaiknya, secara alami akan memberikan keterampilan teknis, umpan akhir, dan terutama aktivitas di antara lini.
Di sisi lain, Loftus-Cheek membawa fisik, lari lambat ke dalam kotak penalti, dan kehadiran di area penalti. Hutchinson adalah pilihan yang lebih kreatif: pemain kaki kiri ini suka menerima bola di tengah-kanan, memotong ke dalam setelah menggiring bola, dan memberikan umpan akhir atau menembak langsung. Inilah tepatnya jenis pemain yang dicari Amorim.
Dan kemudian ada Rabiot: lima pemain bersaing untuk dua posisi membuat AC Milan lebih tidak terduga.
Rabiot adalah variabel lain di area gelandang serang. Amorim bisa memainkannya sebagai salah satu dari dua gelandang bertahan atau memindahkannya ke depan ke tengah-kanan, di mana ia telah membuktikan bahwa ia dapat memengaruhi permainan, seperti golnya melawan Torino di pertandingan liga pertama.
Ini memberi AC Milan lima pilihan untuk dua posisi. Mengingat tantangan ganda Serie A dan Liga Europa, kedalaman skuad seperti itu sangat penting, karena tim mungkin tidak memiliki sumber daya yang melimpah di posisi lain. Ke depan, Amorim perlu memutuskan siapa yang akan dimainkan berdasarkan lawan dan kesulitan pertandingan. Daripada menetapkan dua starter tetap, tujuan sebenarnya mungkin adalah menciptakan lini serang yang lebih tidak terduga, mampu mengubah tampilannya sesuai kebutuhan tergantung pada lawan, sambil berusaha menjaga keseimbangan tim.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Milan
Amorim
Rabiot
Loftus-Cheek
Pulisic
Omari Hutchinson
Alphadjo Cissè
All Comments