Ruben Amorim ogah menanggapi komentar Cristian Chivu terkait laga AC Milan vs Juventus. Bagi Amorim, fokusnya cuma membantu Milan kembali kompetitif.

Chivu, pelatih Inter Milan, baru-baru ini ditanya mengenai rekor buruk timnya melawan rival-rival langsungnya pada musim lalu. Hal tersebut turut menyeret Milan dan Juventus, sebagai tim besar tradisional Liga Italia. Keduanya akan saling bertarung pada Minggu (6/9).
Namun, Chivu justru menjawab bahwa AC Milan dan Juventus bahkan tidak finis empat besar di 2025/2026. Sekadar informasi, Rossoneri finis kelima di atas Juventus sedangkan Inter jadi kampiun dengan keunggulan hampir 20 poin dari mereka.
"Dan kemudian apa artinya duel head to head? Menghadapi tim-tim besar tradisional secara umum atau hanya tim yang finis empat besar? Jadi di mana Milan dan Juve, mengingat musim lalu mereka finis jauh di belakang?" kata juru taktik Inter Milan itu baru-baru ini.
Amorim akan memimpin Milan saat bertandang ke markas Juventus pada Senin (7/9) dinihari WIB. Amorim tak terpengaruh dengan komentar Chivu, karena Milan hanya ingin kembali meraih sukses secepatnya.
"Saya hanya fokus pada pertandingan kami. Apa yang saya tahu adalah jika kami menang, kami akan memuncaki liga bersama tim lain. Saya tidak punya apapun lagi untuk dikatakan soal itu," lugas Amorim dilansir Milannews.
"Mengenai Chivu, jika kami memerlukan komentar-komentar dia untuk memenangi titel juara di Milan, maka ada sesuatu yang salah dengan kami. Saya tahu ini sulit didengar fans, tapi bagi kami semua yang sayang dengan klub, kami harus mengakui bahwa kami punya banyak pekerjaan untuk dilakukan," lanjut allenatore asal Portugal itu.
"Kekhawatir terbesarnya adalah hanya memenangi dua Scudetti dalam 20 tahun. Kami tidak memerlukan komentar-komentar Chivu untuk memotivasi kami. Milan itu kan sebuah klub bersejarah dengan tujuh trofi Liga Champions, tapi dalam 20 tahun, 0 trofi Coppa Italia dan hanya dua Scudetto. Saya tidak peduli dengan omongan Chivu," sembur Ruben Amorim.
Milan
Juventus
Internazionale
Cristian Chivu
Amorim
All Comments