Baru-baru ini, dalam sebuah podcast, legenda Inggris Gary Lineker memberikan pandangannya tentang pertanyaan abadi "siapa pemain terhebat sepanjang masa (GOAT)".

Ketika membahas Cristiano Ronaldo, Lineker memberikan penilaian yang jelas: meskipun Ronaldo tidak diragukan lagi adalah salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepak bola, dalam pandangan Lineker, ia masih belum mencapai level yang sama dengan Messi dan Maradona.

Lineker juga menyatakan bahwa dalam evaluasi pribadinya, striker legendaris Brasil Ronaldo Nazário, yang dikenal penggemar sebagai "O Fenômeno", bahkan sedikit lebih tinggi dari Cristiano Ronaldo.

Pandangan ini sekali lagi memicu perdebatan tentang posisi Cristiano Ronaldo dalam diskusi pemain terhebat sepanjang masa.

Lineker: Ronaldo Hebat, Tapi Masih Ada Celah

Lineker pertama-tama mengakui bahwa karier Cristiano Ronaldo sangat mengesankan, dengan penghargaan individu dan statistik gol yang cukup untuk menempatkannya di antara pemain-pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.

Ketika ditanya apakah Ronaldo harus dimasukkan dalam diskusi GOAT, Lineker menyatakan bahwa meskipun Ronaldo sendiri mungkin tidak senang jika diabaikan, ia percaya bahwa kejujuran dan objektivitas harus dijaga dalam mengevaluasi pemain terhebat sepanjang masa.

Lineker berkata: "Saya tahu bahwa jika Anda tidak memasukkan Ronaldo dalam diskusi ini, dia akan tidak senang. Tapi kita harus jujur. Ronaldo sangat baik, benar-benar sangat baik, dan dia tidak diragukan lagi adalah salah satu pemain terhebat dalam sejarah. Rekor golnya setara dengan Messi, tidak ada keraguan tentang itu."

Dalam pernyataan ini, Lineker tidak menyangkal status historis Ronaldo. Sebaliknya, ia dengan jelas mengakui pencapaian luar biasa Ronaldo, terutama kemampuan mencetak golnya yang menakjubkan.

Namun, dalam pandangan Lineker, evaluasi status GOAT tidak hanya dapat didasarkan pada jumlah gol.

Ia percaya bahwa Messi dan Maradona memiliki kemampuan yang tidak dimiliki Ronaldo, dan inilah mengapa mereka berdiri di level yang lebih tinggi.

"Dia Tidak Bisa Melakukan Apa yang Messi dan Maradona Bisa Lakukan"

Lineker menjelaskan lebih lanjut mengapa ia tidak menempatkan Ronaldo pada level yang sama dengan Messi dan Maradona.

Ia berkata: "Tapi dia tidak bisa melakukan hal-hal lain itu. Dia tidak bisa terus-menerus menggiring bola melewati empat pemain, tidak bisa melepaskan diri dari situasi sulit di dekat lini tengah, dan kemudian membuat Anda berkata: 'Bagaimana dia melakukannya?'"

Lineker menambahkan bahwa Ronaldo tidak memiliki visi permainan istimewa yang dimiliki Messi dan Maradona.

"Dia tidak memiliki visi seperti yang dimiliki Messi dan Maradona."

Dalam pandangan Lineker, kemampuan-kemampuan ini tidak sepenuhnya tercermin dalam statistik akhir.

Gol memang merupakan salah satu hasil terpenting dalam sepak bola, tetapi kreativitas, kemampuan menggiring bola, kemampuan membaca permainan, dan kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan melalui keterampilan individu yang ditunjukkan Messi dan Maradona juga merupakan kriteria penting untuk mengevaluasi pemain bersejarah.

Karena alasan inilah Lineker percaya bahwa meskipun Ronaldo memiliki rekor gol yang luar biasa, hal itu saja tidak cukup untuk menempatkan dirinya pada level yang sama persis dengan Messi dan Maradona.

Lineker Bahkan Menempatkan O Fenômeno Lebih Tinggi

Setelah membahas Cristiano Ronaldo, Lineker memberikan penilaian yang bahkan lebih menarik perhatian.

Dalam evaluasi pribadinya terhadap pemain-pemain bersejarah, posisi Ronaldo Brasil bahkan sedikit lebih tinggi dari Cristiano Ronaldo.

Lineker berkata: "Saya akan menempatkan Ronaldo dari Brasil sedikit di atas Cristiano Ronaldo."

Ronaldo Brasil yang dimaksud adalah Ronaldo Nazário, yang terkenal di dunia sepak bola dari akhir 1990-an hingga awal 2000-an, dan umumnya dikenal sebagai "O Fenômeno" oleh penggemar.

Karier O Fenômeno mencakup pemain untuk PSV, Barcelona, Inter Milan, Real Madrid, dan AC Milan, dan ia telah lama dianggap sebagai salah satu striker paling berbakat dalam sejarah sepak bola.

Terutama di masa puncaknya, O Fenômeno menggabungkan kecepatan, kekuatan, keterampilan teknis, kemampuan menggiring bola, dan kemampuan menembak yang luar biasa. Ia dapat melakukan perubahan arah secara cepat saat menggiring bola dengan kecepatan tinggi, dan juga dapat menggunakan kekuatan fisik untuk melepaskan diri dari bek. Di mata banyak penggemar dan ahli industri, ia mewakili standar tertinggi untuk "penyerang pusat berbakat."

Lineker dengan jelas juga mengakui kemampuan-kemampuan ini.

Namun, ia tidak secara langsung menempatkan O Fenômeno di atas Messi dan Maradona, melainkan percaya bahwa O Fenômeno dan Cristiano Ronaldo berada di level yang relatif serupa.

Kategorisasi Pribadi Lineker

Ketika membahas evaluasinya lebih lanjut, Lineker juga menyebut legenda Prancis Zinédine Zidane, bintang Brasil Neymar, dan striker Prancis Kylian Mbappé.

Ia berkata: "Saya menempatkan pemain-pemain ini pada level yang sama dengan Zidane, Neymar, dan Mbappé, dan Mbappé memiliki potensi untuk mencapai posisi yang lebih tinggi di masa depan."

Artinya, dalam sistem evaluasi pribadi Lineker, Cristiano Ronaldo, O Fenômeno, Zidane, Neymar, dan pemain-pemain lain semuanya termasuk dalam kategori pemain bersejarah teratas, sementara Messi dan Maradona berada di tingkat yang lebih tinggi.

Adapun Mbappé, Lineker percaya bahwa ia saat ini masih dalam tahap membuktikan diri, tetapi masih ada kemungkinan baginya untuk masuk ke tingkat historis yang lebih tinggi di masa depan.

Evaluasi ini mencerminkan rangkaian standar yang digunakan Lineker saat menilai pemain terhebat sepanjang masa: selain gol, gelar, dan penghargaan individu, ia sangat menghargai apakah pemain dapat menciptakan momen permainan yang luar biasa melalui kemampuan individu mereka, dan apakah mereka memiliki kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com