Bellerín mengenang masa kecilnya di Badalona, sebuah masa yang sangat terkait dengan pengalaman awalnya dengan sepak bola.

Pemain itu menjelaskan bahwa ia lahir dan dibesarkan di kota tersebut. Keluarganya tiba selama gelombang imigrasi tahun 1960-an, dan ia menekankan kuatnya rasa kebersamaan yang ia rasakan pada masa itu.

Bellerín mengatakan hubungannya dengan Badalona dimulai bahkan sebelum kelahirannya. Ibunya lahir di kota itu, dan ayahnya, dari Seville, bertemu dengannya suatu musim panas saat bermain sepak bola di lingkungan Llefia.

"Ibu saya lahir di Badalona. Ayah saya bertemu ibu saya di lingkungan Llefia suatu musim panas saat bermain sepak bola di Badalona," kenang pemain itu.

Dia sendiri juga lahir di kota itu dan menghabiskan masa kecilnya di daerah Río Congost di Badalona. Dia bersekolah di sana sampai berusia 8 tahun dan mulai bermain sepak bola sejak usia sangat muda.

Pada usia 5 tahun, ia bermain selama satu musim dengan tim Jesús-Maria, dan ia secara khusus mengingat dua pelatih, Julio dan Sebas.

Salah satu kenangan Bellerín yang paling berharga berasal dari pertandingan sepak bola yang ia mainkan bersama ayahnya di dekat rumah mereka. Pemain itu mengingat bahwa ayah dan anak sering menyelinap ke lapangan olahraga lokal pada akhir pekan untuk bermain bersama.

"Ayah saya dan saya akan memanjat pagar pada hari Sabtu dan Minggu untuk bermain sebentar. Sentuhan pertama saya dengan bola ada di sana, di Badalona. Kami akan menyelinap ke lapangan di Sistrells untuk bermain," katanya.

Pengalaman bermain bersama ini termasuk dalam pengalaman awalnya dengan sepak bola dan menjadi bagian dari kenangan masa kecilnya di Badalona.

Selain sepak bola, Bellerín juga secara khusus menyebutkan gaya hidup yang ia alami di tahun-tahun awalnya di Badalona. Ia mengenang masa kecil yang penuh dengan kebersamaan tetangga dan rasa solidaritas yang kuat.

"Saya selalu ingat bahwa ada rasa kebersamaan yang sangat kuat di lingkungan itu," katanya. Sebagai contoh, ia menyebutkan bahwa ketika orang tua sibuk, keluarga akan saling membantu, dan anak-anak akan dijaga oleh tetangga yang berbeda.

Pemain itu mengakui bahwa sudah lama ia tidak kembali ke daerah itu, tetapi ia menyatakan keinginan untuk berjalan-jalan di jalanan lagi, melihat tempat ia tumbuh dewasa, dan terhubung kembali dengan tahun-tahun awal itu.

"Saya akan senang berjalan-jalan di sana suatu hari nanti, untuk melihat bagaimana daerah itu sekarang dan menghidupkan kembali pertandingan pertama dan momen-momen pertama yang saya alami di sana," katanya.

Kisah keluarga Bellerín juga memainkan peran penting sepanjang narasi. Ayahnya datang ke Badalona dari Seville, dan ibunya berasal dari Extremadura, terkait dengan gelombang imigrasi tahun 1960-an.

Bagi pemain itu, jalur profesionalnya selanjutnya juga terasa seperti cara untuk menyelesaikan perjalanan keluarga ini.

"Saya merasa bahwa saya juga menyelesaikan siklus untuk ayah saya, yang pergi dari Seville ke Badalona, dan kemudian saya kembali ke kampung halamannya," katanya.

Bellerín sangat bangga dengan akarnya dan bangga membawa nama-nama kota yang terkait dengannya ke berbagai belahan dunia. "Saya sangat bangga berasal dari Badalona," pungkasnya.

Dalam wawancara ini, Bellerín juga ditanya tentang sepak bola wanita. Pemain itu berpendapat bahwa semua profesional olahraga harus memiliki kondisi yang sama dan menyerukan kesetaraan dalam dunia profesional.

Bellerín menyatakan bahwa ia puas dengan jalan yang telah ia tempuh dan semua yang telah ia pelajari sepanjang karirnya. Di antara hal-hal yang paling ia banggakan adalah dapat mewakili kota-kota dari pengalaman pribadinya.

"Saya sangat bangga dan puas dengan perjalanan saya, jalur saya, pembelajaran saya," pungkasnya. Ia juga menambahkan bahwa ia sangat bangga membawa kota-kota seperti Calella dan Badalona ke dunia dan menghargai kasih sayang yang diberikan kota-kota ini kepadanya.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com