Fernando Medeiros menjadi arsitek hasil paling meyakinkan malam ini dengan menyumbangkan tiga assist dan meraih rating 8,8 saat Egnatia membantai Shamrock Rovers 5-1 di UEFA Europa League. Penampilan itu langsung menetapkan nada bagi satu malam yang dipenuhi gol dan drama di menit-menit akhir di seluruh Eropa.

Di laga Europa League lainnya, Anderlecht menghadirkan pertandingan paling menegangkan dengan mengalahkan PAOK 3-2 dalam duel lima gol yang baru selesai pada menit ke-88. Jiri Pavlenka membuat enam penyelamatan untuk menjaga asa PAOK, sementara Giannis Konstantelias menciptakan lima umpan kunci dan Joshua Nga Kana menyelesaikan enam dribel — namun semuanya sia-sia. Maccabi Tel Aviv menang lebih nyaman atas CSKA 3-1 dengan Osher Davida menyumbang dua assist, sedangkan Hearts meraih hasil 1-1 yang patut diapresiasi melawan Benfica, membuktikan diri layak bersaing di level Europa League.
Aksi paling mendebarkan di Conference League datang dari laga Austria melawan Beitar. Tertinggal 1-2 setelah waktu normal dan perpanjangan waktu, Austria tetap tenang dalam adu penalti dan menang 4-2 untuk melaju ke babak berikutnya sekaligus mengeliminasi klub Israel tersebut. Ajax sebaliknya pulang dari Dublin dengan kecewa setelah hanya bermain imbang 2-2 di kandang Shelbourne. Anton Gaaei, yang meraih rating 8,4 sebagai pemain terbaik di lapangan dengan tiga umpan kunci, tidak bisa berbuat lebih banyak bagi tim Belanda itu.
Di bagian lain Conference League, tiga tim mencatat kemenangan 4-0. Dinamo menghancurkan Auda dengan Eridon Qardaku meraih penghargaan man of the match berrating 8,3; Hajduk sama tangguhnya menghadapi Žalgiris, dengan Dario Melnjak menyabet gelar MVP berrating 7,7; dan Motherwell menjaga gawangnya tetap bersih menghadapi HJK Helsinki berkat dua gol Ibrahim Said dan dua assist Alex Lowry. Sion juga menang tipis 2-1 atas Noah dengan Rilind Nivokazi sebagai penentu lewat dua assistnya.
Laga-laga penutup malam ini berjalan lebih ketat. Gent dan IFK Göteborg berakhir 1-1 setelah gol di menit 85, sementara Győr dan Riga juga sama-sama imbang 1-1 — drama datang di menit 88 — dengan Raki Aouani tampil sebagai pengkreasi terbaik lewat empat umpan kuncinya. Dengan gelombang pertama hasil-hasil Eropa telah tuntas, perhatian kini beralih ke babak-babak berikutnya dan klasemen yang akan membentuk lanskap sepak bola Eropa ke depannya.
Österreich
Dinamo Zagreb
Samuel Sahin-Radlinger
Omer Atzili
Kelvin Boateng
Beitar
Johnbosco Samuel Kalu
Alle Kommentare