Pulang dengan tiga poin dari markas Napoli tak bikin Arsenal berpuas diri. Mereka merasa seharusnya bisa menang lebih besar.

Arsenal menang tipis 1-0 saat melawat ke Stadio Diego Armando Maradona, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB. Martin Odegaard mencetak satu-satunya gol di laga Matchday 1 Liga Champions itu.
Meski main tandang, Meriam London bermain sangat dominan dengan angka perkiraan gol (xG) mencpai 4,04. Sebaliknya, tuan rumah cuma punya xG 0,23.
Sebanyak 26 tembakan dilepaskan pasukan Mikel Arteta, dengan delapan di antaranya on target. Meski tampak menjanjikan, tapi hasil satu gol membuka mata Arsenal bahwa masih ada margin besar untuk perbaikan.
"Menurut saya, kami bisa saja mencetak empat atau lima gol malam ini kalau penyelesaian akhir kami lebih tajam. Jarang sekali kami mendapatkan begitu banyak peluang di dalam kotak enam yard, jadi kami bisa berbenah di aspek itu," kata Gelandang Arsenal Declan Rice.
"Namun, kemampuan kami menciptakan peluang-peluang tersebut, cara kami bermain, melakukan rotasi posisi, dan menunjukkan permainan yang mengalir, itu sungguh luar biasa."
"Golnya...sungguh luar biasa. Semua pemain sempat pegang bola, melakukan sentuhan, melakukan skema oper dan bergerak untuk membongkar pertahanan lawan. Kami terus berupaya mencari celah sepanjang pertandingan hingga momen itu terjadi,"
"Hingga akhirnya kami berhasil mencetak gol, lagi-lagi lewat Martin, saya turut senang untuknya. Itu adalah gol yang sangat krusial dan tiga poin yang penting," imbuhnya di situs klub.
FC Arsenal
Mikel Arteta
Declan Rice
Alle Kommentare