Pada pukul 18:15 waktu Beijing (CEST) tanggal 15 Juni, dalam pertandingan Grup F Piala Dunia FIFA, Jepang peringkat ke-18 menghadapi Belanda peringkat ke-8 dalam laga pertama mereka. Jepang tertinggal dua kali dan menyamakan skor dua kali, akhirnya bermain imbang 2-2.

Menghadapi lawan sekuat itu, Jepang berhasil meraih satu poin.
Keisuke Honda, mantan gelandang timnas Jepang dan komentator NHK, menyatakan keyakinannya bahwa kesenjangan kekuatan antara Jepang dan Belanda semakin menyempit.
Ia berkata: "Saya merasa Belanda bukan lagi 'tim kuat tingkat atas'."
Honda juga menekankan peran penting pemain pengganti Jepang: "Kami menemukan 'pemain inti' yang dapat mengubah permainan. Misalnya, Junya Ito dan Koki Ogawa—kedua penyerang pengganti ini sangat krusial."
Ia menunjukkan bahwa keduanya berperan dalam gol penyama kedudukan pada menit ke-44 saat tim tertinggal 1-2.
Honda juga memuji beberapa pemain lainnya: "Zion Suzuki tampil baik, pertahanannya sangat solid, dan stamina kedua gelandang luar biasa."
Cedera Kubo Memicu Kekhawatiran
Namun, Honda juga mengungkapkan kekhawatiran atas cedera Takefusa Kubo, yang harus meninggalkan pertandingan.
Ia mengatakan: "Saya cukup khawatir tentang kondisi lutut Kubo. Jika dia benar-benar cedera, maka Junya Ito mungkin tidak bisa lagi berperan sebagai 'super sub' dan harus kembali ke posisi awal, yang akan menciptakan masalah baru bagi tim—siapa yang akan menjadi 'pemain pengganti andalan'?"
Diterjemahkan oleh AI.
Japón
Holanda
Albirex Niigata S
Keisuke Honda
El Mundial
Todos los comentarios (58)