Menurut Mediaset, Torino dan Chapecoense telah menegaskan kembali persahabatan mereka, dengan kedua belah pihak dihubungkan oleh sejarah tragis.

Kedua klub telah mengalami tragedi: pada 4 Mei 1949, sebuah kecelakaan pesawat terjadi di Superga, menewaskan seluruh tim "Grande Torino"; pada 28 November 2016, Chapecoense mengalami nasib yang sama di Kolombia. Klub asal Amerika Selatan itu menulis di media sosial: "Antara Chapecó dan Torino, sejarah menghubungkan kita – jersey penjaga gawang 2026 adalah penghormatan untuk Torino, klub saudara yang sejarahnya penuh dengan rasa hormat, kenangan, dan solidaritas."
Jersey yang dipajang oleh Chapecoense di media sosial didominasi warna marun dengan detail emas. Klub Brasil itu juga menyatakan: "Setiap detail jersey ini membawa keanggunan, kekuatan, dan makna: ini mengingatkan kita bahwa sepak bola jauh lebih dari sekadar permainan. Teman selamanya."
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Torino
Chapecoense
Todos los comentarios (1)