Menurut Goal.com, Al-Hilal telah menunda keputusan tentang bagaimana menghukum pemain Belanda Crysencio Summerville, yang terlibat dalam konflik selama pertandingan Liga Champions AFC melawan Al-Gharafa.

Al-Hilal mengalahkan Al-Gharafa 2-1. Selama pertandingan, Summerville terlibat konfrontasi sengit dengan pemain Al-Gharafa, yang menyebabkan winger Belanda itu diusir dengan kartu merah.
Konflik terjadi pada menit ke-33. Saat itu, pemain Al-Gharafa Abdoulaye Faye terlibat cekcok dengan Summerville saat bola tidak berada di dekat mereka. Summerville bereaksi dengan sengit dan mendorong lawannya keluar lapangan.
Selanjutnya, winger Al-Gharafa Ismael Bennacer menarik rambut Summerville, memicu perkelahian yang melibatkan beberapa pemain dari kedua belah pihak serta staf dari bangku cadangan.
Wasit menunjukkan kartu merah kepada Crysencio Summerville dan Ismael Bennacer, setelah itu situasi mereda dan pertandingan dilanjutkan.
Jurnalis Saudi Abdulrahman Abaaoud menyatakan dalam program "Dawrina Ghair" bahwa manajemen Al-Hilal sedang menunggu laporan terperinci dari wasit utama dan AFC untuk meninjau secara menyeluruh apa yang terjadi dalam pertandingan.
Abaaoud menambahkan bahwa manajemen Al-Hilal juga akan meninjau rekaman insiden kartu merah Summerville untuk menentukan hukuman yang sesuai. Jika Summerville terbukti bersalah, hukuman internal klub bisa berupa pemotongan 50% dari gajinya, mirip dengan hukuman yang sebelumnya diterima oleh bek Senegal Kalidou Koulibaly.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Al Hilal
Crysencio Summerville
Semua Komentar