Ketika Mariano Díaz meninggalkan Real Madrid, hanya sedikit yang membayangkan ia akan menemukan peran sepenting ini. Namun di Alavés, mantan penyerang berdarah Dominika itu telah bertransformasi menjadi kreator utama La Liga — sebuah pencapaian yang nyaris mustahil bagi pemain yang dulunya dikenal sebagai penyelesai akhir murni di Santiago Bernabéu.

Perjalanan karier Mariano dalam angka menceritakan kisah seorang pesepak bola yang terus berkembang. Dibesarkan di akademi Real Madrid, ia awalnya menonjol berkat kecepatan dan naluri mencetak golnya. Periode gemilang di Lyon membawanya kembali ke Madrid, tetapi persaingan yang ketat membuat kesempatan tampil sangat terbatas. Musim demi musim berlalu dengan waktu bermain yang minim, namun semangat Mariano tidak pernah padam.
Hal yang membuat fase kariernya di Alavés begitu istimewa adalah perubahan drastis dalam gaya bermainnya. Alih-alih menunggu bola di kotak penalti, mantan pemain Real Madrid ini kini turun lebih dalam untuk mengatur serangan, mendistribusikan umpan, dan menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Visi permainan serta kemampuannya menembus lini pertahanan lawan menempatkannya di puncak daftar kreator terbaik kompetisi Spanyol.
Alavés, yang sepanjang musim menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Osasuna, Girona, Getafe, Vallecano, dan Valencia, sangat bergantung pada kontribusi kreatif Mariano. Di dalam skuad yang tidak memiliki kedalaman finansial seperti raksasa La Liga, memiliki pemain yang mampu membuka pertahanan lawan merupakan aset yang tak ternilai.
Bagi mereka yang hanya mengingat Mariano Díaz sebagai mantan penyerang Real Madrid, perjalanannya menjadi kreator teratas La Liga adalah pengingat bahwa karier sepak bola tidak pernah berjalan lurus. Di Alavés, ia menemukan rumah, peran, dan pengaruh yang selama ini luput dari genggamannya. Mariano Díaz tengah menulis salah satu kisah individu paling menarik di La Liga musim ini.
Mariano Díaz
Semua Komentar