Menurut BBC, Vieira telah diumumkan oleh Federasi Sepak Bola Senegal sebagai pelatih kepala baru tim nasional. Namun, karena kontrak resmi belum ditandatangani dan tanggal peluncuran resmi belum ditetapkan, penunjukan ini masih belum pasti.

Federasi Sepak Bola Senegal saat ini terlibat dalam perselisihan eksternal, dan rincian administratif serta kontrak dengan Vieira masih dalam negosiasi.
Mantan pelatih Cisse dipecat setelah tim disingkirkan oleh Belgia di Babak 32 Besar Piala Dunia, tetapi keputusan ini belum secara resmi diakui oleh pemerintah Senegal. Cisse menuntut beberapa bulan gaji yang belum dibayar dan berbagai bonus, dengan total sekitar $815.000, yang membuat Federasi Sepak Bola tertekan mengenai keuangan dan legalitas proseduralnya. Sementara itu, pemilihan kepemimpinan Federasi Sepak Bola Senegal saat ini sedang menunggu keputusan dari Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), dengan hasil yang diharapkan sebelum Jumat ini. Jika keputusan tidak menguntungkan, otoritas kepemimpinan Federasi Sepak Bola saat ini akan dipertanyakan, dan penunjukan Vieira juga dapat terpengaruh.
Vieira, 50 tahun, lahir di Dakar, ibu kota Senegal, dan pindah ke Prancis pada usia 8 tahun. Selama karier bermainnya, ia membantu Prancis memenangkan Piala Dunia 1998 dan Kejuaraan Eropa 2000, dan menjadi legenda Liga Primer di Arsenal. Menjelang akhir karier bermainnya, ia banyak berinvestasi dan berpartisipasi dalam pembentukan Akademi Diambars. Akademi muda ini telah menghasilkan banyak pemain tim nasional untuk Senegal, berfungsi sebagai landasan penting bagi kebangkitan tim dalam beberapa tahun terakhir. Kembali ini memiliki makna simbolis yang mendalam baginya.
Namun, karier kepelatihan Vieira tidak semoncer karier bermainnya. Ia telah melatih New York City FC, Nice, Crystal Palace, Strasbourg, dan Genoa, dengan hasil yang biasa-biasa saja. Peran terakhirnya di Genoa membuatnya pergi dengan kesepakatan bersama November lalu setelah tim berada di dasar klasemen Serie A. Sekarang mengambil alih Senegal, ia tidak hanya perlu membangun kembali tim yang telah mengucapkan selamat tinggal pada generasi emasnya, termasuk Mané, tetapi juga harus mengatasi berbagai ketidakpastian yang disebabkan oleh gejolak internal dalam Federasi Sepak Bola.
Senegal akan menghadapi Mozambik tandang dalam pertandingan pertama mereka di kualifikasi Piala Afrika 2027 pada 23 September. Baik Federasi Sepak Bola maupun Vieira sendiri menghadapi situasi tenggat waktu yang ketat serta kesulitan internal dan eksternal. Apakah penunjukan ini pada akhirnya akan terwujud masih bergantung pada keputusan krusial dan hasil negosiasi dalam beberapa hari mendatang.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Senegal
Patrick Vieira
Pape Thiaw
Tutti i commenti