Christos Mandas tampil gemilang di bawah mistar gawang Lazio, mencatatkan tujuh penyelamatan dan menggagalkan satu tendangan penalti untuk mengamankan kemenangan 2-0 atas Venezia pada pekan kelima Serie A. Kiper asal Yunani ini meraih rating luar biasa 8.8, sekaligus menyumbangkan 12 umpan panjang yang membantu Lazio membangun serangan dari lini belakang. Penampilannya menjadi kunci utama dominasi Lazio sepanjang pertandingan.

Venezia berusaha keras memanfaatkan keuntungan bermain di kandang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya, namun mereka selalu terbentur tembok kokoh bernama Mandas. Momen paling krusial terjadi ketika tuan rumah mendapatkan hadiah penalti — kesempatan emas untuk mengubah jalannya pertandingan. Namun Mandas berhasil menepis tendangan tersebut, menghancurkan harapan Venezia dan semakin memperkokoh dominasi Lazio.
Di lini pertahanan, Josip Sutalo menunjukkan performa yang tak kalah impresif. Bek asal Kroasia ini melakukan 11 sapuan dan 2 intersepsi, meraih rating 7.7 berkat kemampuannya membaca permainan dan memotong serangan lawan sebelum menjadi ancaman serius bagi gawang Lazio.
Lazio berhasil mengkonversi peluang mereka menjadi dua gol dan kemudian mengandalkan soliditas pertahanan yang dipimpin Mandas dan Sutalo untuk menjaga keunggulan. Kombinasi antara efisiensi menyerang dan ketangguhan bertahan menghasilkan kemenangan yang meyakinkan.
Hasil ini memperkuat momentum positif Lazio di awal musim Serie A. Dengan pertandingan-pertandingan berat melawan tim seperti Inter dan Genoa yang menanti di depan, performa seperti ini memberikan kepercayaan diri besar bagi skuad. Bagi Venezia, kekalahan ini menjadi pengingat akan tantangan berat yang harus dihadapi dalam upaya bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.
Mattia Zaccagni
Christos Mandas
Josip Sutalo
Tijjani Noslin
Tutti i commenti