Mengenai performa Gonçalo Ramos melawan Benfica kemarin, tajuk utama La Gazzetta dello Sport pagi ini berbunyi: "Ramos Misfires."

Menyusul penampilannya yang kurang mengesankan melawan Juventus dan Lazio di liga, penyerang tengah Portugal itu kembali menunjukkan performa yang mengecewakan, gagal bersinar dalam kompetisi Eropa. Mantan striker Paris Saint-Germain itu bahkan tidak berhasil melakukan satu pun tembakan tepat sasaran untuk pertandingan ketiga berturut-turut. Memang, ini bukan sepenuhnya tanggung jawabnya, karena rekan setimnya memberikan dukungan yang terlalu sedikit dan kurang berkualitas, tetapi dia tentu perlu menunjukkan lebih banyak. Bagaimanapun, AC Milan menginvestasikan lebih dari 70 juta euro padanya, dan ekspektasi penggemar sangat tinggi.
Amorim juga menyadari bahwa AC Milan-nya kesulitan menciptakan peluang: "Pembicaraan ini mencerminkan pikiran saya: terkadang, kami menciptakan lebih banyak masalah bagi diri sendiri ketika kami menguasai bola daripada ketika kami tidak menguasainya. Kami telah mencoba membangun permainan set piece, tetapi kami tidak bisa menciptakannya. Kami bisa mengontrol penguasaan bola, tetapi kami kurang kreativitas di area penalti. Setelah kebobolan di babak pertama, kami benar-benar kehilangan fokus tentang apa yang seharusnya kami lakukan: kami ingin mempercepat segalanya, tetapi tanpa kualitas. Kami kehilangan bola pada saat-saat kritis, yang sangat berbahaya."
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
အေစီ မီလန်
ဘင်ဖီကာ
Rúben Amorim
ဂွန်ဆာလို ရာမို့စ်
မှတ်ချက် အားလုံး