Menurut AS, mantan pemain Real Madrid dan Atlético Madrid, Rodrigo Fabri, menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa jika Endrick terus kekurangan kesempatan bermain, yang terbaik baginya adalah meninggalkan klub untuk mengembangkan kariernya.

Fabri bergabung dengan Real Madrid dari Portuguesa pada awal tahun 1998. Saat itu ia berusia 21 tahun dan menandatangani kontrak lima tahun dengan Real Madrid, namun tidak pernah memainkan pertandingan resmi untuk tim tersebut. Setelah lima kali dipinjamkan, ia bergabung dengan Atlético Madrid pada tahun 2002, tetapi juga tidak mendapatkan banyak kesempatan bermain.
Ketika ditanya apakah tim nasional Brasil membutuhkan perubahan generasi, Fabri berkata: "Tanpa ragu, ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Brasil masih jauh dari menjadi protagonis di turnamen besar; ada kekurangan teknis di hampir setiap posisi. Ini akan membutuhkan waktu untuk mengembalikan kejayaan masa lalu."
Mengacu pada Neymar, ia berkata: "Kita harus bersiap untuk masa depan. Akan sulit bagi Neymar untuk berpartisipasi di Piala Dunia berikutnya dalam kondisi fisik yang baik. Menurut saya, tim nasional Brasil seharusnya tidak lagi memanggil Neymar dan seharusnya mulai mengembangkan generasi pemain baru. Saya tidak berpikir ia akan berada di level yang sama dengan Messi, Modrić, atau Cristiano Ronaldo pada tahun 2030."
Mengenang kariernya di Real Madrid dan Atlético Madrid, Fabri menyatakan bahwa kedua klub telah mempercayainya, dan ia berterima kasih atas kedua pengalaman tersebut. Meskipun perkembangan karir atletiknya tidak sesuai harapan, ia tidak memiliki preferensi terhadap salah satu klub.
Fabri mengungkapkan bahwa sebelum bergabung dengan Real Madrid, AS Roma dan Deportivo La Coruña juga tertarik merekrutnya. Ia akhirnya memilih pergi ke Madrid karena sejarah dan status Real Madrid, tetapi kemudian menganggap keputusan itu sebagai kesalahan. Ia juga menyatakan bahwa ia pernah bermain di bawah pelatih Jupp Heynckes, Camacho, Guus Hiddink, John Toshack, dan Vicente del Bosque, tetapi tidak pernah sepenuhnya dipercaya.
Membahas kesamaan antara pengalamannya dan Reinier, Fabri berkata: "Kami berdua bergabung dengan Real Madrid dengan ekspektasi tinggi tetapi tidak mendapatkan kesempatan bermain. Reinier sekarang berusia 24 tahun dan mencoba mengembalikan performanya di Atlético Mineiro; waktu akan menunjukkan apakah ia bisa kembali ke jalur yang benar."
Berbicara tentang Endrick, Fabri berkata: "Dia hampir tidak mendapatkan kesempatan, tetapi dia masih sangat muda, berbakat, dan merupakan bagian penting dari proses membangun kembali Brasil. Jika dia terus tidak mendapatkan waktu bermain yang cukup, saya akan menyarankannya untuk pergi dan bergabung dengan tim di mana dia bisa bermain dan berkembang."
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
အက်တလက်တီကို မီနေးရို
ဆန်တိုစ်
ဘရာဇီး
ရီးယဲလ် မက်ဒရစ်
နေမာ
Reinier
အန်ဒရစ်
မှတ်ချက် အားလုံး