Pada 16 Juni, bek Selandia Baru Payne diwawancarai oleh FIFA membahas perhatian besar yang ia terima setelah menjadi viral di media sosial menjelang Piala Dunia FIFA 2026, dan bagaimana ia memandang ketenaran mendadak ini.

Dalam minggu-minggu menjelang Piala Dunia FIFA 2026, Payne tanpa diduga menjadi salah satu pemain yang paling banyak dibicarakan. Pengikut media sosialnya melonjak dari 5.000 menjadi lebih dari 5 juta hanya dalam tiga minggu, sebuah laju pertumbuhan yang mencengangkan.
Fenomena "viral" ini dimulai ketika seorang kreator konten sepak bola Argentina melabeli Payne secara daring sebagai "pemain paling tidak dikenal di Piala Dunia FIFA" hanya karena jumlah pengikut media sosialnya yang rendah saat itu. Namun, pernyataan ini dengan cepat menyebar, menjadikan Payne titik fokus global. Faktanya, label ini tidak akurat. Bek berpengalaman ini telah mewakili tim nasional Selandia Baru sejak 2012 dengan lebih dari 50 penampilan untuk tim nasional.
Meskipun demikian, dorongan dari kreator konten Argentina Valen Scarsini (El Scarso) dengan cepat menjadikan Payne topik global, dan ia sedang mencoba beradaptasi dengan perubahan ini.
Payne menyatakan: "Saya masih memproses semua ini dan secara bertahap menerimanya. Yang terpenting, semuanya berasal dari titik awal yang sangat positif, dan saya sangat berterima kasih kepada Valen."
Ia berkata: "Perhatian ini umumnya positif, tetapi pada dasarnya saya masih orang yang sama. Saya tetap seorang Selandia Baru yang pekerja keras, mewakili negara saya di panggung dunia, dan itu tidak akan pernah berubah."
Bek berusia 32 tahun itu juga mengakui bahwa masih belum pasti apakah gelombang perhatian media sosial ini akan memiliki implikasi komersial jangka panjang.
Ia berkata: "Saya masih mengamati dan memikirkan bagaimana bentuknya dalam jangka panjang."
"Fokus utama saya sekarang adalah pada pertandingan dan tampil untuk Selandia Baru di Piala Dunia FIFA ini. Keluarga saya menganggap ini menarik, dan pasangan saya bahkan membantu saya menerjemahkan lelucon Spanyol itu. Orang tua saya hampir tidak menggunakan media sosial dan juga mencoba memahami apa yang terjadi."
Payne juga menunjukkan kemampuannya di lapangan selama pertandingan babak grup pertama Piala Dunia FIFA Selandia Baru di Los Angeles. Ia membantu tim Selandia Baru bermain imbang 2-2 dengan tim nasional Iran.
Setelah pertandingan, Payne berbicara tentang suasana: "Suasana stadion sangat baik. Kami sedikit kecewa dengan hasilnya karena kami memimpin dua kali tetapi akhirnya bermain imbang, namun kami akan belajar dari pengalaman ini dan melangkah maju."
Diterjemahkan oleh AI.
Новая Зеландия
Веллингтон Феникс
Тим Пейн
FIFA World Cup
Все комментарии (2)