Menurut surat kabar olahraga Prancis L'Équipe, ibu Mbappe, Fayza Lamari, telah mengeluarkan perintah yang melarang penggunaan telepon seluler di klub Caen.

L'Équipe melaporkan bahwa Fayza membuat keputusan ini untuk mendorong pengembangan pemain muda di klub dan menciptakan suasana tim yang lebih baik. Laporan tersebut tidak merinci peran resmi Lamari di klub, yang terdegradasi ke Championnat National tahun lalu.
Keputusan berani ini telah dipuji secara resmi.
Direktur olahraga baru Caen, Mathieu Bodmer, dengan cepat secara terbuka mendukung keputusan Fayza Lamari, menyebutnya sebagai langkah strategis menuju masa depan yang lebih baik.
Bodmer menyatakan ketika dikutip oleh media: "Rencana keluarga Mbappe untuk pelatihan pemain muda sangat menarik bagi saya. Jika Anda melihat investasi mereka dalam pendidikan, akomodasi, nutrisi, dan dukungan manusia, Anda akan menyadari seberapa banyak usaha yang telah mereka lakukan."
Ia juga mengatakan: "Fayza telah sepenuhnya melarang penggunaan telepon seluler di pusat pelatihan, yang merupakan keputusan hebat dan berani yang membuat pemain muda lebih bersedia untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan hidup bersama daripada sebelumnya."
Investasi Besar
Mbappe, yang sekarang bermain untuk Real Madrid, menyuntikkan €15 juta ke Caen pada bulan September 2024 melalui dana investasinya "Coalition Capital," membeli 80% saham klub yang sedang kesulitan tersebut dan mengambil alih sebagian besar ekuitas. Ia juga melunasi sebagian besar utang klub, dengan sisa 20% saham milik ketua saat ini, Pierre-Antoine Capton.
Kritik Tajam dari Penggemar
Namun, Mbappe dan keluarganya menghadapi kritik keras dari penggemar Caen, yang percaya bahwa mereka sepenuhnya bertanggung jawab atas degradasi tragis klub ke Championnat National. Degradasi ini dipandang sebagai kemunduran bersejarah bagi klub yang sudah lama berdiri dan salah satu pukulan terburuk dalam sejarahnya.
Menanggapi kritik ini, Bodmer mengatakan: "Saya pikir kritik ini sama sekali tidak adil. Saya mengatakan ini bukan hanya karena Kylian adalah pemegang saham utama klub, tetapi karena ada masalah serius di klub sebelum keluarga Mbappe datang. Ya, apa yang terjadi adalah hasil alami dari kesalahan yang terakumulasi selama bertahun-tahun, seperti halnya banyak klub dalam krisis. Saya sangat menghormati investasi beraninya pada saat situasi sangat kompleks dan berisiko."
Hubungan Profesional, Tanpa Campur Tangan
Ketika ditanya tentang hubungannya secara langsung dengan Mbappe, Bodmer, yang bermain untuk Caen dari tahun 1998 hingga 2003, mengatakan bahwa ia belum berkomunikasi langsung dengan Mbappe sejak menjabat.
Ia menjelaskan: "Ketika kita benar-benar perlu berkomunikasi, semuanya akan terjadi secara alami. Kylian memiliki karier luar biasa yang harus ia kelola dan fokuskan. Bagi saya, kegembiraan terbesar dan tujuan utama adalah bisa mengatakan kepada Kylian: Anda tidak perlu khawatir tentang kami, kami akan menangani urusan klub secara profesional dan efisien."
Kekuatan Nyata di Balik Layar
L'Équipe melaporkan bahwa komunikasi Bodmer dengan ibu Mbappe, Fayza Lamari, jauh lebih lancar. Lamari telah menginvestasikan banyak waktu dan upaya praktis dalam mengelola urusan sehari-hari klub Caen, sehingga menjadi tokoh paling berpengaruh dalam keputusan strategis klub. Meskipun demikian, posisi resminya saat ini masih belum jelas.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Caen
Real Madrid
Mathieu Bodmer
Kylian Mbappé
Tất cả bình luận