Pada putaran kelima Liga Premier, Brighton mengalahkan Arsenal 3-0, memberikan kekalahan pertama kepada The Gunners musim ini. Bermain tandang, pertahanan Arsenal mendapat sorotan tajam, dengan bek kunci Gabriel terlibat dalam dua insiden kontroversial.

Di babak pertama, Gabriel diduga menarik jersey pemain lawan, mencegah Brighton melancarkan serangan balik. Tindakan ini membuat para pemain Seagulls sangat kesal, namun Gabriel luput dari kartu kuning.
Brighton sedang bersiap untuk menyerang ketika Gabriel menarik mundur pemain lawan, mengganggu serangan mereka. Meskipun ada kontak fisik yang jelas, wasit tidak mengeluarkan kartu kuning dan permainan berlanjut.
Keputusan ini segera memicu protes keras dari Brighton, dengan beberapa pemain menjadi gelisah dan mengerumuni wasit. Menurut mereka, tarikan jersey itu sepenuhnya pantas mendapat kartu kuning karena secara langsung menggagalkan peluang serangan mereka.
Kemudian, Gabriel terlibat dalam kontroversi lain: setelah kontak fisik ringan dengan Yasin Ayari, ia langsung jatuh ke tanah, berharap wasit akan memberikan pelanggaran kepada lawan.
Pemain Brighton juga berhenti berlari, mengira wasit akan meniup peluit untuk pelanggaran. Namun, wasit tidak melakukannya; ia tidak menghentikan permainan, melainkan justru memberi isyarat kepada Gabriel untuk bangun dan melanjutkan pertandingan.
Dua insiden ini memicu perdebatan sengit di media sosial, dengan para penggemar menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap perilaku Gabriel di lapangan.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Arsenal
Brighton
Gabriel
Yasin Ayari
Tất cả bình luận