Setelah pengumuman resmi Alajbegovic bergabung dengan Juventus, Pjanic segera mengirimkan restunya kepada Alajbegovic di media sosial.

Pjanic menulis: "Kerim, semoga berhasil di klub barumu. Nikmati langkah selanjutnya dalam kariermu. Penggemar Juventus, tolong nikmati dan dukung dia ๐Ÿ™Œ๐Ÿป. Senang untuk keluarga yang luar biasa ini."

Perlu disebutkan bahwa, menurut laporan media Italia, Pjanic, mantan gelandang yang bermain untuk Juventus dan mencapai puncak kariernya di sana, memainkan peran penting dalam kepindahan Kerim -Alajbegovic ke Juventus.

Pjanic, yang pensiun pada akhir tahun lalu dan beralih profesi menjadi agen, secara pribadi mendampingi pemain muda Bosnia berusia 18 tahun itu ke Turin dan berpartisipasi dalam memajukan kesepakatan tersebut. Karena hubungannya yang dekat dengan ayah Alajbegovic, Pjanic memainkan peran kunci dalam keputusan akhir pemain untuk bergabung dengan Juventus.

Dalam sebuah wawancara di luar tempat latihan Juventus Continassa, Pjanic menyatakan dukungannya untuk transfer tersebut: "Saya senang untuk keluarga ini, bahwa mereka dapat membawa anak mereka ke sini, dan saya juga sangat senang. Kami berharap Kerim dapat mencapai hasil yang sangat baik."

Pjanic, yang berusia 36 tahun dan mengakhiri kariernya pada akhir tahun 2025, sebelumnya bermain untuk Roma, Juventus, Barcelona, dan CSKA Moscow. Dengan pengaruhnya di sepak bola Bosnia dan hubungan pribadinya dengan keluarga Alajbegovic, ia menjadi bantuan penting dalam pengejaran Juventus terhadap penyerang muda ini.

Sebelumnya, diyakini bahwa koneksi Pjanic mungkin membantu mantan klubnya Roma merekrut Alajbegovic, namun akhirnya Juventus memenangkan persaingan. Bianconeri mengalahkan beberapa klub Eropa, termasuk Chelsea, untuk merekrut pemain muda yang sangat dicari dari Leverkusen.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com