Al-Ittihad Club menjalani jendela transfer yang ringkas namun terarah, dengan sorotan utama jatuh pada kedatangan Georginio Wijnaldum dari Al-Ettifaq FC secara gratis. Gelandang asal Belanda yang statistiknya masih banyak dicari penggemar sepak bola ini menandatangani kontrak hingga September 2026 dan membawa pengalaman berharga dari liga-liga top Eropa ke Jeddah.

Rekrutan kedua adalah Richard Ríos asal Kolombia, yang bergabung dengan status pinjaman dari Benfica senilai €4 juta. Kontraknya juga berlaku hingga September 2026. Kehadiran Ríos menambah opsi dan energi di lini tengah Al-Ittihad, sektor yang tampaknya menjadi prioritas utama staf pelatih musim ini.
Di sisi kepergian, enam pemain meninggalkan skuad. Talal Haji dan Abdalellah Hawsawi dipinjamkan ke Al-Ettifaq FC, klub yang justru melepas Wijnaldum ke arah sebaliknya. Fawaz Al-Sqoor dipinjamkan ke Al Khaleej Club, Mateo Borrell dikirim ke Abha, dan Stephane Keller berangkat ke klub Belgia SK Beveren, semuanya dengan status pinjaman. Sementara itu, Abdulaziz Al-Bishi pergi secara permanen tanpa biaya ke Al Faisaly.
Dengan total belanja hanya €4 juta dari dua rekrutan, Al-Ittihad menunjukkan kehati-hatian finansial sambil tetap menargetkan kualitas di posisi kunci. Pemangkasan skuad melalui pinjaman keluar juga membantu mengurangi beban gaji dan memberikan ruang bagi pemain baru untuk beradaptasi.
Menjelang pertandingan-pertandingan penting di klasemen Saudi Pro League, termasuk laga melawan rival seperti Al Nassr maupun prediksi pertandingan melawan Al-Hazm, kehadiran Wijnaldum dan Ríos memberikan harapan nyata bagi para pendukung Al-Ittihad. Apakah pendekatan hemat ini cukup untuk bersaing di papan atas, hanya waktu yang akan menjawab.
Al-Ittihad Club
Wijnaldum
Stephane Keller
Fawaz Al-Sqoor
Talal Haji
Mateo Borrell
All Comments